MBG Libur, Sekolah Imbau Orang Tua Siapkan Bekal Bergizi untuk Anak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 21 Okt 2025 16:15 WIB ·

MBG Libur, Sekolah Imbau Orang Tua Siapkan Bekal Bergizi untuk Anak


 MBG Libur, Sekolah Imbau Orang Tua Siapkan Bekal Bergizi untuk Anak Perbesar

Lumajang, – Program Dapur Makan Bergizi (MBG) di Kabupaten Lumajang yang selama ini menjadi tumpuan pemenuhan gizi ribuan pelajar, tiba-tiba dihentikan sementara sejak Senin (20/10/2025).

Di tengah ketidakjelasan informasi mengenai penyebab penghentian, sejumlah sekolah langsung mengambil langkah cepat dengan mengimbau orang tua siswa untuk menyiapkan bekal makanan sehat dari rumah.

MBG yang dikelola oleh Yayasan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) rutin mendistribusikan makanan bergizi kepada 3.510 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Baca juga:PAD Lumajang Capai Rp 490 M, Tapi Sebagian Besar Langsung Lenyap ke BLU

Dapur MBG berlokasi di Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, dan mencakup distribusi ke sekolah-sekolah besar seperti, SMAN 1 Lumajang – 952 siswa, SMK 1 Lumajang – 138 siswa, SMK 2 Lumajang – 40 siswa, MTSN Lumajang – 914 siswa, MAN 1 Lumajang – 788 siswa, SMP 4 Lumajang – 678 siswa.

Namun, penghentian mendadak layanan ini menimbulkan kebingungan dan kepanikan ringan di kalangan siswa dan guru.

Baca juga:Skandal Sosperda Guncang DPRD Jember, Wakil Ketua dari Fraksi Nasdem Resmi Ditahan

“Nggih (iya), ada pemberhentian sementara. Kurang tahu saya, hanya diinformasikan bahwa minggu ini MBG sementara libur,” kata Ervan, Humas SMAN 1 Lumajang saat dikonfirmasi, Senin (20/10/2025).

Menanggapi kondisi tersebut, pihak sekolah langsung mengimbau kepada siswa dan orang tua agar menyediakan bekal sendiri dari rumah. Hal ini dilakukan agar kebutuhan nutrisi siswa tetap terpenuhi selama proses belajar mengajar berlangsung.

“Kami sampaikan kepada siswa agar membawa bekal makanan dari rumah. Yang penting mereka tetap makan di sekolah, apalagi jam pelajaran cukup panjang,” lanjut Ervan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari IWAPI selaku pengelola Dapur MBG. Pihak Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Timur yang membawahi Lumajang juga mengaku belum mendapat informasi rinci mengenai penyebab penghentian.

“Saya cek dulu ada berapa sekolah yang terdampak, saya juga baru dengar,” kata Cahyo, Kepala Seksi SMA/SLB Cabdin Wilayah V Jatim.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember

3 Februari 2026 - 15:39 WIB

Trending di Daerah