Pertamina Patra Niaga: Ketahanan Stok BBM di Jatimbalinus Capai 13 Hari, Warga Diminta Tidak Panik - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 8 Mar 2026 09:28 WIB ·

Pertamina Patra Niaga: Ketahanan Stok BBM di Jatimbalinus Capai 13 Hari, Warga Diminta Tidak Panik


 Pertamina Patra Niaga: Ketahanan Stok BBM di Jatimbalinus Capai 13 Hari, Warga Diminta Tidak Panik Perbesar

Jember, – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 13 hari ke depan. Masyarakat diimbau tidak panik dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.

Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya terus memastikan pasokan dan distribusi BBM tetap aman meski di tengah dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Isu penutupan Selat Hormuz sebagai jalur perairan strategis perdagangan minyak dunia, serta pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyebut ketahanan BBM Indonesia sekitar 25-26 hari, sempat memicu kepanikan di sejumlah daerah.

Di Jember, misalnya, masyarakat mulai melakukan panic buying sehingga antrean kendaraan terlihat mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Antrean bahkan dilaporkan terjadi hingga hampir tengah malam pada Kamis (5/3/2026).

“Kami menyampaikan bahwa kondisi stok BBM di wilayah Jatimbalinus saat ini berada pada level yang cukup aman,” kata Rahedi, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, rata-rata ketahanan stok BBM di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus saat ini mencapai sekitar 13 hari. Ketersediaan tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring masuknya pasokan rutin yang telah dijadwalkan.

“Sesuai perencanaan suplai dan distribusi yang telah ditetapkan,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Lumajang Tembus Rp2,22 Triliun, Lampaui Target APBD 2025

9 Maret 2026 - 18:17 WIB

Bupati Lumajang Persilakan ASN Bukber Jelang Lebaran, Ingatkan Agar Tidak Flexing di Media Sosial

9 Maret 2026 - 17:47 WIB

BPBD Jember Catat 50 Pohon Tumbang dan 17 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

8 Maret 2026 - 09:14 WIB

Cek Langsung ke Lapangan, Bupati Lumajang Sebut Stok BBM dan LPG Masih Cukup

8 Maret 2026 - 08:44 WIB

Target Pajak Rp 40 Miliar vs Kendala Lapangan, Pengusaha Stockpile Lumajang Keluhkan Barcode dan Panggilan Polisi

6 Maret 2026 - 15:29 WIB

Keruh dan Berbau, Air Sumur Warga Labruk Lor Diduga Terpapar Limbah SPPG

5 Maret 2026 - 15:11 WIB

Trending di Daerah