Sungai Regoyo Meluap, 37 Siswa SD di Dusun Sumberlangsep Terpaksa Ujian dari Rumah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Pendidikan · 5 Mar 2026 18:24 WIB ·

Sungai Regoyo Meluap, 37 Siswa SD di Dusun Sumberlangsep Terpaksa Ujian dari Rumah


 Sungai Regoyo Meluap, 37 Siswa SD di Dusun Sumberlangsep Terpaksa Ujian dari Rumah Perbesar

Lumajang, – Sebanyak 37 siswa dari SDN 3 Jugosari tidak dapat mengikuti ujian tengah semester di sekolah pada Kamis (5/3/2026).

Para siswa yang berasal dari Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang, terpaksa kembali ke rumah karena arus Sungai Regoyo meluap dan mengalir sangat deras.

Kondisi tersebut terjadi setelah banjir lahar dari Gunung Semeru menerjang kawasan tersebut sejak Rabu (4/3/2026) malam. Padahal, para siswa sudah mengenakan seragam lengkap dan bersiap mengikuti ujian di sekolah.

Namun, saat hendak menyeberangi sungai, para siswa memilih balik kanandan pulang ke rumah karena khawatir terseret arus lahar yang masih deras. Dari puluhan siswa yang berangkat, hanya dua anak yang berhasil menyeberang dengan cara digendong orang tuanya.

Salah satu siswa yang berhasil menyeberang, Fatma, mengatakan sebagian besar temannya memilih kembali ke rumah karena takut terjadi banjir lahar susulan.

“Yang bisa lewat hanya saya dan teman saya satu ini, yang lain pulang karena takut erupsi,” katanya.

Dusun Sumberlangsep sendiri masih terisolasi setelah jembatan limpas yang menjadi akses utama warga putus akibat banjir lahar pada 5-6 Desember 2025 lalu.

Kepala Sekolah SDN 3 Jugosari, Yulianti, mengatakan pihak sekolah tetap memastikan para siswa bisa mengikuti ujian meskipun tidak hadir secara langsung di kelas.

“Soal ujian sudah kami kirim secara daring kepada siswa yang tidak bisa berangkat ke sekolah,” kata Yulianti.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramadan Jadi Momentum Lahirnya Asrama Tahassus 600 Santri di Lumajang, Bupati Sebut Kebanggaan Daerah

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Menelusuri Masjid Tua Lumajang, Warisan Dakwah Ulama dan Jejak Sejarah Pasca Perang Jawa

5 Maret 2026 - 12:42 WIB

Durasi Jam Pelajaran Disesuaikan, Pembelajaran Ramadan di Surabaya Tetap Efektif

17 Februari 2026 - 11:57 WIB

Dari 5.655 Kini 1.700, Angka ATS Kota Malang Terus Menyusut

2 Februari 2026 - 09:20 WIB

Standar Industri Media Diterapkan dalam UKK Broadcasting SMKN Pasirian

30 Januari 2026 - 13:59 WIB

UKT Ditanggung Pemkot, Mahasiswa Berprestasi PTS Dapat Angin Segar

29 Januari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Pendidikan