UKT Ditanggung Pemkot, Mahasiswa Berprestasi PTS Dapat Angin Segar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Pendidikan · 29 Jan 2026 16:33 WIB ·

UKT Ditanggung Pemkot, Mahasiswa Berprestasi PTS Dapat Angin Segar


 UKT Ditanggung Pemkot, Mahasiswa Berprestasi PTS Dapat Angin Segar Perbesar

Surabaya, – Pemerintah Kota Surabaya menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi dalam rangka pembenahan program beasiswa Pemuda Tangguh.

Melalui skema baru tersebut, pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa penerima beasiswa akan ditangani langsung oleh Pemkot Surabaya bersama pihak perguruan tinggi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, kerja sama itu dilakukan agar beasiswa Pemuda Tangguh benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

“Dengan skema ini, seluruh penerima beasiswa terkait UKT menjadi urusan langsung antara Pemkot Surabaya dan perguruan tinggi,” kata Eri di Kantor Wali Kota Surabaya, Kamis (29/1/2026).

Eri mengungkapkan, hasil evaluasi Pemkot Surabaya menunjukkan banyak mahasiswa berprestasi tidak dapat melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan akhirnya kuliah di PTS.

Bahkan, sekitar 10.000 mahasiswa PTS di Surabaya terancam drop out karena kesulitan membayar biaya kuliah.
Selain itu, ditemukan pula mahasiswa yang telah lulus namun masih memiliki tunggakan biaya pendidikan. Kondisi tersebut mayoritas dialami mahasiswa dari keluarga desil ekonomi 1 hingga 5 atau kelompok kurang mampu.

“Anak-anak dari keluarga tidak mampu ini ternyata banyak yang berada di PTS. Ini menjadi perhatian serius agar mereka tetap bisa menyelesaikan pendidikan tinggi,” ujarnya.

Melalui kesepakatan dengan pihak perguruan tinggi, Pemkot Surabaya memastikan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan pembiayaan pendidikan. Besaran bantuan akan ditentukan melalui pembahasan bersama rektorat masing-masing kampus.

“Kami sepakati, mahasiswa masuk kategori tidak mampu, maka tetap akan dibiayai oleh pemerintah kota,” tegas Eri.

Eri pun mengapresiasi keterbukaan pihak perguruan tinggi dalam melakukan evaluasi bersama. Ia berharap perbaikan skema beasiswa Pemuda Tangguh dapat mencegah persoalan serupa terulang di masa mendatang.

“Ini menjadi evaluasi bersama dan praktik seperti ini tidak boleh terulang,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menganyam Harmoni di Lereng Semeru, Keberagaman Budaya dan Adat di Kecamatan Senduro

26 Maret 2026 - 11:37 WIB

Ramadan Jadi Momentum Lahirnya Asrama Tahassus 600 Santri di Lumajang, Bupati Sebut Kebanggaan Daerah

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sungai Regoyo Meluap, 37 Siswa SD di Dusun Sumberlangsep Terpaksa Ujian dari Rumah

5 Maret 2026 - 18:24 WIB

Menelusuri Masjid Tua Lumajang, Warisan Dakwah Ulama dan Jejak Sejarah Pasca Perang Jawa

5 Maret 2026 - 12:42 WIB

Durasi Jam Pelajaran Disesuaikan, Pembelajaran Ramadan di Surabaya Tetap Efektif

17 Februari 2026 - 11:57 WIB

Dari 5.655 Kini 1.700, Angka ATS Kota Malang Terus Menyusut

2 Februari 2026 - 09:20 WIB

Trending di Pendidikan