Tumpak Sewu Destinasi Global untuk Wisatawan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 1 Jul 2025 16:01 WIB ·

Tumpak Sewu Disiapkan Jadi Destinasi Global, SDM Lokal Jadi Pilar Utama


 Tumpak Sewu Disiapkan Jadi Destinasi Global, SDM Lokal Jadi Pilar Utama Perbesar

Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang, yang dikenal sebagai “Niagara-nya Indonesia”, kembali jadi sorotan nasional. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Luh Puspa, menegaskan pentingnya penguatan SDM lokal dalam pengelolaan destinasi ini.

Dalam kunjungan kerja pada Minggu, 29 Juni 2025, Wamen menekankan bahwa Tumpak Sewu berpotensi menjadi destinasi kelas dunia. Karena itu, pemandu wisata harus tersertifikasi agar layanan wisata menjadi lebih aman, nyaman, dan profesional.

“Tumpak Sewu bukan hanya milik Lumajang, tapi aset nasional bahkan dunia. SDM-nya harus siap, tersertifikasi, dan bisa memberi pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ujar Ni Luh Puspa di hadapan para pelaku wisata dan aparatur daerah.

Wamen juga menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi nasional membuka peluang kerja formal bagi warga. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tapi juga memperkuat pemberdayaan sosial berbasis komunitas.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyambut baik arahan dari pemerintah pusat. Ia menyebut sertifikasi SDM sebagai langkah penting untuk mengangkat kelas Tumpak Sewu sebagai destinasi global.

“Dukungan Ibu Wamen sangat berarti. Dengan SDM profesional, kami yakin Tumpak Sewu bisa bersaing secara internasional, bukan hanya karena keindahannya, tapi juga karena pelayanannya,” ungkap Bupati Indah.

Pemkab Lumajang telah menyiapkan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan ekosistem wisata berbasis masyarakat. Fokus utamanya mencakup pendampingan Pokdarwis, UMKM, dan pengelola kawasan.

Kunjungan Wamen menjadi sinyal penting perlunya integrasi antara infrastruktur dan kesiapan SDM. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi awal dari kerja sama strategis pusat dan daerah dalam memperkuat posisi Tumpak Sewu.

Pengembangan destinasi ini tidak hanya soal menarik wisatawan. Tujuan utamanya juga untuk memberdayakan warga dan melestarikan alam secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

20 Februari 2026 - 14:28 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah