Waspada Longsor dan Angin Kencang, Camping Ground Ranu Regulo Ditutup Sementara - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Pariwisata · 9 Mar 2026 17:08 WIB ·

Waspada Longsor dan Angin Kencang, Camping Ground Ranu Regulo Ditutup Sementara


 Waspada Longsor dan Angin Kencang, Camping Ground Ranu Regulo Ditutup Sementara Perbesar

Lumajang, – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara destinasi wisata perkemahan Ranu Regulo yang berada di kawasan Gunung Semeru sejak Maret 2026 hingga waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di wilayah Jawa Timur.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan penutupan sementara kawasan wisata tersebut dilakukan setelah adanya peringatan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait potensi hujan berintensitas tinggi sepanjang Maret 2026.

Menurutnya, kondisi cuaca tersebut dipicu oleh aktifnya Monsun Asia serta adanya gangguan atmosfer seperti Low, MJO, dan Equatorial Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur.

“Kondisi ini dipicu oleh aktifnya Monsun Asia serta gangguan atmosfer seperti Low, MJO, dan Equatorial Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur,” ujar Rudijanta dalam keterangan resminya, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, penutupan sementara kawasan perkemahan di Ranu Regulo dilakukan untuk meminimalisir risiko bencana alam akibat tingginya curah hujan di kawasan pegunungan, khususnya di area sekitar Gunung Semeru yang berada dalam wilayah Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Ancaman yang diwaspadai antara lain potensi tanah longsor, pohon tumbang, hingga angin kencang di sekitar area perkemahan yang dapat membahayakan wisatawan yang melakukan aktivitas di alam terbuka.

“Situasi tersebut berpotensi membahayakan wisatawan yang beraktivitas di alam terbuka, sehingga penutupan sementara ini menjadi langkah pencegahan demi keselamatan pengunjung,” katanya.

Rudijanta menambahkan, penutupan kawasan wisata tersebut berlaku hingga waktu yang belum dapat dipastikan sambil menunggu kondisi cuaca kembali stabil.

“Penutupan ini dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan, sambil menunggu kondisi cuaca kembali stabil,” imbuhnya.

Sementara itu, bagi wisatawan yang telah membeli tiket kunjungan secara daring melalui laman resmi bromotenggersemeru.id untuk periode 8–31 Maret 2026, pihak pengelola memastikan akan memberikan informasi lebih lanjut terkait mekanisme penjadwalan ulang kunjungan.

“Adapun mekanisme reschedule akan disampaikan menjelang kepastian objek wisata dibuka kembali,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kelola Selokambang 10 Tahun, Pemkab Lumajang Tawarkan Rp 9,8 Miliar

5 Mei 2026 - 08:52 WIB

Indah Amperawati Persilakan Media Ungkap Kasus ASN Tanpa Batas: Silakan Tulis Apa Adanya

1 Mei 2026 - 15:48 WIB

Cegah Pungli, Aparat Gabungan Siaga di Jalur Rawan Tumpak Sewu

5 April 2026 - 12:23 WIB

Gerakan Indonesia Asri Bergulir di Pantai Bambang, Pemkab Lumajang Perkuat Komitmen Wisata Bersih

2 April 2026 - 15:28 WIB

Kapolres Lumajang Tegaskan Penanganan Pungli di Tempat Wisata, Laporkan Segera ke Polisi

29 Maret 2026 - 15:49 WIB

Tragedi Petir di Pantai Lumajang: 10 Wisatawan Tersambar, 1 Tewas, Kapolres Imbau Waspada

29 Maret 2026 - 15:19 WIB

Trending di Pariwisata