Wisata Sumber Merutu Diangkat: Dari Pemandian Selir Arya Wiraraja ke Destinasi Sejarah Lokal - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Arak-Arakan Becak Listrik Lansia Jadi Simbol Pembangunan Humanis Lumajang 100 Becak Listrik Hadiah Presiden: Napas Baru untuk Pengayuh Becak Lumajang yang Mulai Sepuh Transformasi Digital Tak Cukup dengan Infrastruktur: “Kuncinya Ada pada Pemanfaatan yang Efektif” Atlet Disabilitas Lumajang Bikin Sejarah: Sabet 3 Emas dan 1 Perak di Keparprov Jatim 2025 Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Pemerintah Perkuat Mitigasi Berbasis Informasi Resmi di Kawasan Lahar Semeru

Daerah · 17 Agu 2025 16:48 WIB ·

Wisata Sumber Merutu Diangkat: Dari Pemandian Selir Arya Wiraraja ke Destinasi Sejarah Lokal


 Wisata Sumber Merutu Diangkat: Dari Pemandian Selir Arya Wiraraja ke Destinasi Sejarah Lokal Perbesar

Lumajang, – Di balik alam asri Kecamatan Kedungjajang, tersimpan potensi wisata sejarah yang mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.

Sumber Merutu, sebuah sumber mata air yang dikelola secara tradisional oleh BUMDes, kini tengah diupayakan menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menarik secara alam, tetapi juga kaya nilai historis.

Camat Kedungjajang, Samsul Nurul Huda, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa Sumber Merutu dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai lokasi pemandian selir-selir Arya Wiraraja, salah satu tokoh penting dalam sejarah kerajaan di Nusantara.

“Dari cerita-cerita masyarakat, Sumber Merutu ini dulunya merupakan tempat pemandian para selir Arya Wiraraja. Cerita rakyat ini jadi modal awal yang ingin kami dalami dan kuatkan melalui riset sejarah,” ungkapnya, Minggu (17/8/25).

Baca juga: Camat Kedungjajang Dorong Riset Sejarah dan Penetapan Cagar Budaya Lokal

Namun, menurut Samsul, pengembangan potensi wisata ini tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Tahap awal yang sedang difokuskan adalah penataan legalitas aset, terutama terkait status kepemilikan lahan dan pengelolaan sumber daya alam di sekitar lokasi.

“Yang paling utama saat ini adalah memastikan Sumber Merutu sudah clear and clean dari sisi aset. Kalau status kepemilikannya sudah jelas, maka kita bisa lebih leluasa memikirkan skema pendanaan, baik melalui dana desa, investor swasta, bahkan dukungan APBN,” tambahnya.

Baca juga: Rayakan HUT RI ke-80, Surabaya Tawarkan Tarif Parkir Rp 80 di Titik Strategis

Pemerintah Kecamatan Kedungjajang juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari OPD terkait, komunitas sejarah, akademisi, hingga sektor swasta untuk menggali nilai historis dan potensi ekonomi Sumber Merutu.

Selain daya tarik sejarah, keindahan alam Sumber Merutu juga menjadi kekuatan tersendiri. Air yang jernih, nuansa alami, dan suasana pedesaan menjadikan lokasi ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai ekowisata dan wisata edukatif berbasis sejarah.

“Kami ingin agar Sumber Merutu bukan hanya jadi tempat selfie, tapi juga menjadi ruang edukasi budaya. Jika nanti terbukti secara akademis ada nilai sejarah tinggi, maka akan kita arahkan juga ke arah pelestarian sebagai bagian dari warisan budaya,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Pisang Mas Kirana Tinggal Ribuan Rupiah, Petani Hadapi Tekanan Ganda

31 Desember 2025 - 10:16 WIB

Dilema Politisi Pendukung Bupati, Tahu Masalah, Tapi Mengaku Tak Bisa Bicara

30 Desember 2025 - 12:39 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek APBD Jember, Infrastruktur Dikebut, Kualitas Dipertanyakan

30 Desember 2025 - 12:25 WIB

Cegah Bahaya Kebakaran, Kapolres Lumajang Larang Penggunaan Petasan dan Kembang Api

30 Desember 2025 - 10:09 WIB

Harga Urea Rp130 Ribu per Sak, Kios Resmi Beberkan Tekanan Jual di Atas HET

29 Desember 2025 - 11:46 WIB

Refleksi DPRD Jember, Pemerintahan Daerah Rawan Masalah Administrasi dan Pengawasan

29 Desember 2025 - 10:28 WIB

Trending di Daerah