Yonif 527 Lumajang ke Papua untuk Amankan Perbatasan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 9 Mei 2026 23:12 WIB ·

450 Prajurit Yonif 527 Lumajang Berangkat ke Papua, Bupati Lumajang Titip Pesan Jaga Persatuan


 450 Prajurit Yonif 527 Lumajang Berangkat ke Papua, Bupati Lumajang Titip Pesan Jaga Persatuan Perbesar

Ratusan Prajurit Yonif 527 Resmi Diberangkatkan

Sebanyak kurang lebih 450 personel Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 527/Baladibya Yudha Tahun 2026 resmi diberangkatkan ke Papua untuk menjalankan tugas pengamanan perbatasan.

Prosesi pelepasan berlangsung di Lapangan Pratu Natra Yonif 527/Baladibya Yudha, Kabupaten Lumajang, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati, jajaran Forkopimda, serta keluarga prajurit yang memberikan dukungan moral kepada para personel.

Dalam amanatnya, Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, menegaskan bahwa tugas pengamanan perbatasan tidak hanya berkaitan dengan pertahanan negara.

Menurutnya, keberadaan Satgas Pamtas juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat di wilayah penugasan.

“Pelaksanaan tugas operasi ini dilakukan untuk mendukung pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan agar stabilitas keamanan tetap terjaga,” ujarnya.

Satgas Pamtas Dinilai Perkuat Stabilitas Wilayah

Danrem menjelaskan bahwa penugasan tersebut merupakan bentuk kepercayaan negara kepada prajurit TNI untuk menjaga wilayah perbatasan sebagai beranda terdepan Indonesia.

“Saya mengucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan bangsa dan negara kepada saudara untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI–PNG,” katanya.

Selain kesiapan personel, Danrem juga menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai sumber kekuatan moral prajurit selama menjalankan tugas.

Keberadaan Satgas Pamtas dinilai mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah perbatasan.

Bupati Lumajang Beri Dukungan dan Pesan untuk Prajurit

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh prajurit yang akan menjalankan tugas negara di Papua.

Bunda Indah berpesan agar para personel menjaga kekompakan, disiplin, dan membangun hubungan baik dengan masyarakat setempat.

“Jaga kekompakan antar prajurit, bangun sinergi dengan aparat keamanan lainnya, serta lakukan pendekatan yang baik dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengabdian para prajurit di wilayah perbatasan menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

“Selamat menjalankan tugas dengan baik dan selamat. Kami semua mendoakan agar seluruh personel kembali dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Keberangkatan Satgas Pamtas Yonif 527/BY menunjukkan bahwa penguatan wilayah perbatasan tidak hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, tetapi juga lewat komunikasi sosial dan penguatan persatuan di wilayah terdepan Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wabup Lumajang Dorong Masjid Nurul Huda Jadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an Anak

8 Oktober 2026 - 10:06 WIB

6 Km Jalan Bergelombang di Lumajang Ditangani, Nilai Kontrak Rp10,92 Miliar

8 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Trending di Daerah