Banjir Gerus Pemakaman di Pasuruan, Kerangka Manusia Muncul ke Permukaan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 19 Jan 2026 09:44 WIB ·

Banjir Gerus Pemakaman di Pasuruan, Kerangka Manusia Muncul ke Permukaan


 Banjir Gerus Pemakaman di Pasuruan, Kerangka Manusia Muncul ke Permukaan Perbesar

Pasuruan, – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, menyebabkan kerusakan pada area pemakaman umum di Dusun Pandean, Desa Nguling.

Akibat derasnya aliran air sungai, sejumlah makam lama tergerus hingga kerangka manusia menyembul ke permukaan tanah, Minggu (18/1/2026).

Pemakaman tersebut diketahui berada tepat di bibir sungai, sehingga rawan terdampak abrasi saat debit air meningkat.

Berdasarkan video amatir yang beredar di masyarakat, terlihat tulang-belulang manusia, termasuk bagian tengkorak, berada di atas tanah yang becek dan berlumpur. Kondisi tanah di sekitar makam juga tampak ambles dan mengalami retakan cukup parah.

Sejumlah warga mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi pemakaman yang rusak akibat banjir tersebut. Meski menghebohkan, peristiwa ini dipastikan bukan disebabkan oleh faktor lain selain alam.

Kepala Desa Nguling, Edi Suyitno, membenarkan kejadian terbongkarnya makam tersebut. Ia menjelaskan bahwa tingginya debit air sungai saat banjir menggerus tanah pemakaman, sehingga liang lahat makam-makam lama terbuka.

“Kejadiannya karena banjir yang menggerus tanah, sehingga kuburan lama terbongkar,” ujar Edi saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Ia menambahkan, kerangka jenazah yang sempat muncul ke permukaan telah ditangani oleh warga dan perangkat desa dengan cara dimakamkan kembali secara layak.

“Sudah dimakamkan kembali,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember

3 Februari 2026 - 15:39 WIB

Banjir Bandang Hantam Dua Kecamatan di Jember, Satu Warga Terseret

3 Februari 2026 - 15:28 WIB

Ruang Terbuka Menyusut, Genangan Meningkat, Wajah Pembangunan Kota Jember

3 Februari 2026 - 15:18 WIB

Satu Rumah, Mobil, dan Motor Ludes Terbakar Akibat Kebakaran di Lumajang

2 Februari 2026 - 14:44 WIB

220 Titik Genangan di Surabaya Berkurang Jadi 138, Pemkot Perkuat Sistem Drainase

2 Februari 2026 - 10:01 WIB

Trending di Daerah