Lapak Roboh Lukai Pedagang, Pemkab Lumajang Siapkan Relokasi Sementara Pasar Krai - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 21 Jan 2026 13:47 WIB ·

Lapak Roboh Lukai Pedagang, Pemkab Lumajang Siapkan Relokasi Sementara Pasar Krai


 Lapak Roboh Lukai Pedagang, Pemkab Lumajang Siapkan Relokasi Sementara Pasar Krai Perbesar

Lumajang, – Insiden robohnya bangunan lapak di Pasar Krai, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, mengakibatkan tiga pedagang mengalami luka.

Menyikapi kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat dengan menyiapkan relokasi sementara agar aktivitas perdagangan tetap berjalan.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyampaikan bahwa keselamatan pedagang menjadi prioritas utama, disusul upaya menjaga keberlangsungan mata pencaharian mereka pasca musibah.

“Untuk sementara, para pedagang yang terdampak akan kita relokasikan agar tetap bisa berjualan. Kita tidak ingin aktivitas ekonomi mereka terhenti akibat kejadian ini,” kata dia, Rabu (21/1/2026).

Relokasi sementara direncanakan memanfaatkan bangunan pasar di bagian tengah Pasar Krai yang dibangun pada tahun 2019. Bangunan tersebut selama ini digunakan oleh pedagang sayur, namun aktivitasnya relatif sepi mengingat Pasar Krai merupakan pasar mingguan.

“Di Pasar Krai mayoritas pedagangnya adalah pedagang baju, alat pertanian, dan hewan ternak. Pedagang sayur tidak terlalu banyak, sehingga bangunan tersebut bisa dimanfaatkan sementara,” jelasnya.

Menurut Yudha, langkah cepat ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan pedagang tetap bisa beraktivitas dengan aman. Pemkab Lumajang juga menegaskan akan terus memantau kondisi pasar serta melakukan penanganan lanjutan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Yang terpenting, para pedagang tetap bisa mencari nafkah dan tidak semakin terdampak akibat musibah yang tidak mereka kehendaki,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Gandeng Kejari, 108 Perusahaan Menunggak Iuran Rp8,49 Miliar

12 Maret 2026 - 18:24 WIB

Aspirasi Pembangunan hingga Ekonomi Disampaikan Warga Sukodono Saat Reses Kawendra Lukistian

12 Maret 2026 - 10:50 WIB

Mulai 13–29 Maret 2026, Truk Tiga Sumbu ke Atas Dilarang Melintas di Jalur Nasional Lumajang

11 Maret 2026 - 17:02 WIB

BPBD Lumajang Petakan Titik Rawan Bencana Jelang Lebaran 2026

11 Maret 2026 - 11:18 WIB

Bupati Lumajang Berharap Kontraktor Lokal Tangani Proyek Jalan untuk Mempermudah Pengawasan

10 Maret 2026 - 13:22 WIB

Pendapatan Lumajang Tembus Rp2,22 Triliun, Lampaui Target APBD 2025

9 Maret 2026 - 18:17 WIB

Trending di Daerah