Lapak Roboh Lukai Pedagang, Pemkab Lumajang Siapkan Relokasi Sementara Pasar Krai - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 21 Jan 2026 13:47 WIB ·

Lapak Roboh Lukai Pedagang, Pemkab Lumajang Siapkan Relokasi Sementara Pasar Krai


 Lapak Roboh Lukai Pedagang, Pemkab Lumajang Siapkan Relokasi Sementara Pasar Krai Perbesar

Lumajang, – Insiden robohnya bangunan lapak di Pasar Krai, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, mengakibatkan tiga pedagang mengalami luka.

Menyikapi kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat dengan menyiapkan relokasi sementara agar aktivitas perdagangan tetap berjalan.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyampaikan bahwa keselamatan pedagang menjadi prioritas utama, disusul upaya menjaga keberlangsungan mata pencaharian mereka pasca musibah.

“Untuk sementara, para pedagang yang terdampak akan kita relokasikan agar tetap bisa berjualan. Kita tidak ingin aktivitas ekonomi mereka terhenti akibat kejadian ini,” kata dia, Rabu (21/1/2026).

Relokasi sementara direncanakan memanfaatkan bangunan pasar di bagian tengah Pasar Krai yang dibangun pada tahun 2019. Bangunan tersebut selama ini digunakan oleh pedagang sayur, namun aktivitasnya relatif sepi mengingat Pasar Krai merupakan pasar mingguan.

“Di Pasar Krai mayoritas pedagangnya adalah pedagang baju, alat pertanian, dan hewan ternak. Pedagang sayur tidak terlalu banyak, sehingga bangunan tersebut bisa dimanfaatkan sementara,” jelasnya.

Menurut Yudha, langkah cepat ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan pedagang tetap bisa beraktivitas dengan aman. Pemkab Lumajang juga menegaskan akan terus memantau kondisi pasar serta melakukan penanganan lanjutan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Yang terpenting, para pedagang tetap bisa mencari nafkah dan tidak semakin terdampak akibat musibah yang tidak mereka kehendaki,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

CCTV Rekam Detik-detik Tabrakan Dua Truk di Jalan Lumajang-Malang, Sopir Terlempar ke Parit

3 Juli 2026 - 23:14 WIB

14 SD, 9 KB/TK, dan 8 SMP di Lumajang Dapat Program Revitalisasi Kemendikdasmen

2 Juli 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Sebut Dana Insentif Guru Non-ASN di Lumajang Segera Cair

1 Juli 2026 - 14:03 WIB

Tidak Ada Lagu Indonesia Raya dalam Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Lumajang

1 Juli 2026 - 13:30 WIB

Wereng Pangkas Panen hingga 50 Persen, Pemkab Lumajang Malah Gelar Rapat Penanganan Monyet

1 Juli 2026 - 10:32 WIB

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Trending di Daerah