Tak Ingin Ada Jemaah Terlambat dan Terpisah, Pemkab Lumajang Perketat Manajemen Transportasi Haji - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 27 Jan 2026 08:57 WIB ·

Tak Ingin Ada Jemaah Terlambat dan Terpisah, Pemkab Lumajang Perketat Manajemen Transportasi Haji


 Tak Ingin Ada Jemaah Terlambat dan Terpisah, Pemkab Lumajang Perketat Manajemen Transportasi Haji Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperketat manajemen transportasi haji sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai risiko klasik dalam perjalanan jemaah, mulai dari keterlambatan, jemaah terpisah dari rombongan, hingga gangguan teknis armada.

Bupati Lumajang Indah Amperawati yang akrab disapa Bunda Indah menyampaikan manajemen transportasi sebagai upaya mencegah persoalan yang kerap muncul setiap musim haji.

Menurutnya, ketidakteraturan jadwal dan lemahnya pengawasan berpotensi menimbulkan dampak serius bagi keselamatan dan kenyamanan jemaah.

“Kita tidak ingin ada jemaah yang terlambat, terpisah dari rombongan, atau mengalami risiko karena kelalaian teknis. Semua harus tertib, terukur, dan terawasi dengan baik,” kata dia, Selasa, (27/1/2026).

Untuk itu, Pemkab Lumajang akan memastikan kesiapan armada sejak awal, melakukan pengecekan kelayakan kendaraan, serta menyiapkan pengemudi yang kompeten dan memahami karakteristik perjalanan jemaah haji.

“Manajemen yang baik akan meminimalkan risiko di lapangan. Jemaah harus bergerak bersama rombongan, terpantau dengan jelas, dan mendapatkan pendampingan yang memadai selama perjalanan,” ujarnya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia dan jemaah berkebutuhan khusus. Dalam skema transportasi yang diperketat, pemerintah daerah menyiapkan petugas pendamping, layanan kesehatan dasar, serta mekanisme tanggap darurat apabila terjadi situasi tidak terduga.

“Dengan manajemen yang rapi, kita ingin jemaah berangkat tepat waktu, tiba dengan selamat, dan bisa fokus beribadah tanpa dibebani persoalan perjalanan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah