Tak Ingin Ada Jemaah Terlambat dan Terpisah, Pemkab Lumajang Perketat Manajemen Transportasi Haji - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 27 Jan 2026 08:57 WIB ·

Tak Ingin Ada Jemaah Terlambat dan Terpisah, Pemkab Lumajang Perketat Manajemen Transportasi Haji


 Tak Ingin Ada Jemaah Terlambat dan Terpisah, Pemkab Lumajang Perketat Manajemen Transportasi Haji Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperketat manajemen transportasi haji sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai risiko klasik dalam perjalanan jemaah, mulai dari keterlambatan, jemaah terpisah dari rombongan, hingga gangguan teknis armada.

Bupati Lumajang Indah Amperawati yang akrab disapa Bunda Indah menyampaikan manajemen transportasi sebagai upaya mencegah persoalan yang kerap muncul setiap musim haji.

Menurutnya, ketidakteraturan jadwal dan lemahnya pengawasan berpotensi menimbulkan dampak serius bagi keselamatan dan kenyamanan jemaah.

“Kita tidak ingin ada jemaah yang terlambat, terpisah dari rombongan, atau mengalami risiko karena kelalaian teknis. Semua harus tertib, terukur, dan terawasi dengan baik,” kata dia, Selasa, (27/1/2026).

Untuk itu, Pemkab Lumajang akan memastikan kesiapan armada sejak awal, melakukan pengecekan kelayakan kendaraan, serta menyiapkan pengemudi yang kompeten dan memahami karakteristik perjalanan jemaah haji.

“Manajemen yang baik akan meminimalkan risiko di lapangan. Jemaah harus bergerak bersama rombongan, terpantau dengan jelas, dan mendapatkan pendampingan yang memadai selama perjalanan,” ujarnya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia dan jemaah berkebutuhan khusus. Dalam skema transportasi yang diperketat, pemerintah daerah menyiapkan petugas pendamping, layanan kesehatan dasar, serta mekanisme tanggap darurat apabila terjadi situasi tidak terduga.

“Dengan manajemen yang rapi, kita ingin jemaah berangkat tepat waktu, tiba dengan selamat, dan bisa fokus beribadah tanpa dibebani persoalan perjalanan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah