Tekan Dampak Kenaikan Harga, Bansos Pangan Disalurkan ke Ratusan Ribu KPM di Banyuwangi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 18 Mar 2026 13:20 WIB ·

Tekan Dampak Kenaikan Harga, Bansos Pangan Disalurkan ke Ratusan Ribu KPM di Banyuwangi


 Tekan Dampak Kenaikan Harga, Bansos Pangan Disalurkan ke Ratusan Ribu KPM di Banyuwangi Perbesar

Banyuwangi, – Sebagai upaya menekan dampak fluktuasi harga bahan pangan, ratusan ribu warga di Banyuwangi mulai menerima bantuan sosial (bansos) pangan dari pemerintah pusat. Penyaluran bantuan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera.

Sebanyak 211.782 warga Banyuwangi yang terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) mulai menerima bansos pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) sejak Selasa (17/3/2026).

Bantuan tersebut berupa beras dan minyak goreng yang merupakan penyaluran tahap pertama tahun 2026.

Setiap penerima bantuan pangan (PBP) mendapatkan alokasi 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Namun, pada penyaluran kali ini, bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi, Puguh Setyo W, mengatakan dengan sistem rapelan tersebut, setiap penerima memperoleh total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

“Karena ini rapelan dua bulan, maka masing-masing PBP akan menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” katanya, Rabu (18/3/2026).

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono yang meninjau langsung proses distribusi di Kelurahan Penganjuran menyampaikan bahwa bantuan ini sangat penting untuk membantu masyarakat menghadapi dinamika harga bahan pokok di pasaran.

“Bantuan ini harapannya tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur keluarga, tetapi juga meminimalkan dampak fluktuasi harga di pasaran. Ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama keluarga prasejahtera,” kata Mujiono.

Di Banyuwangi, penyaluran bansos dilakukan melalui Perum Bulog Kantor Cabang Banyuwangi kepada para penerima yang telah terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, menyampaikan bahwa distribusi bantuan telah dimulai sejak 16 Maret 2026 dan dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Banyuwangi.

“Penyaluran kami lakukan bertahap mulai dari kelurahan di Kecamatan Banyuwangi, kemudian dilanjutkan ke desa dan kecamatan lainnya. Kami targetkan seluruh distribusi dapat selesai pada 30 April 2026,” kata dia.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Karnaval Gucialit Dongkrak UMKM dan PKL, Kadin Lumajang Dorong Digelar Rutin

29 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Desil Menentukan Nasib Bansos, Pemkab Lumajang Akui Tak Bisa Deteksi Perubahannya

27 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Kaki Tak Lagi Utuh, Semangat Tak Pernah Patah: Nanik Menjaga Usaha Warisan Sejak 1946

26 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Data Desil 1-5 Dipersoalkan, DPRD Lumajang Dorong Verifikasi Langsung ke Lapangan

26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Mayat Pria Diperkirakan Berusia 58 Tahun Ditemukan di Pantai Pandanwangi Lumajang

26 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Gunung Lemongan hingga Pegunungan Gajah Mungkur Rawan Karhutla, BPBD Lumajang Perkuat Mitigasi

26 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Trending di Daerah