Lumajang, – Di tengah padatnya arus mudik Lebaran, masjid di Kabupaten Lumajang hadir sebagai “oase” bagi para pemudik yang membutuhkan tempat istirahat sekaligus beribadah.
Sebanyak 18 masjid disiagakan selama 24 jam untuk memberikan pelayanan ramah dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Hidayatullah, mengatakan bahwa masjid-masjid tersebut memang difungsikan sebagai tempat singgah bagi pemudik tanpa batas waktu.
“Untuk 18 masjid tersebut terbuka untuk pemudik selama 24 jam,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Tak hanya itu, ia menegaskan bahwa keberadaan masjid ramah pemudik tidak terbatas pada 18 titik tersebut. Hampir seluruh masjid yang berada di sepanjang jalur mudik di Lumajang juga dipersilakan untuk dimanfaatkan oleh para pemudik.
“Sebetulnya bukan hanya 18 masjid ini saja, tapi hampir semua masjid yang dilalui pemudik sepanjang jalur yang dilewati dipersilakan untuk menjadi tempat persinggahan,” katanya.
Berbagai fasilitas pun disiapkan guna menunjang kenyamanan pemudik. Mulai dari area istirahat, kamar mandi, hingga tempat parkir yang memadai. Bahkan, sejumlah masjid juga menyediakan takjil bagi pemudik yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.
“Untuk fasilitas, di samping tempat istirahat yang memadai, juga tersedia kamar mandi, tempat parkir, dan takjil menjelang waktu berbuka puasa,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan