Lumajang, – Indah Amperawati mengakui adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan retribusi pasar di wilayahnya. Ia bahkan secara terbuka mempersilakan masyarakat dan media untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan sebagai bagian dari pengawasan publik.
Pernyataan itu disampaikan Indah merespons laporan warga terkait dugaan ketidakjujuran petugas penarik retribusi di pasar. Menurut dia, informasi tersebut tidak hanya menyasar satu pasar tertentu, melainkan berpotensi terjadi di banyak lokasi.
“Ada yang tanya kepada saya, ‘Bunda, katanya ada petugas-petugas di pasar yang tidak jujur, yang masih main-main soal uang retribusi.’ Dia menyebut salah satu pasar,” katanya, Jumat (1/5/2026).
Alih-alih menampik, Indah justru memberikan pengakuan yang cukup lugas. Ia menyebut persoalan tersebut tidak terbatas pada satu titik.
“Saya bilang, tidak hanya di pasar itu, hampir semua pasar. Cek saja,” ujarnya.
Indah menegaskan, dirinya membuka akses seluas-luasnya bagi publik untuk mengawasi pengelolaan retribusi pasar. Ia menyatakan tidak akan menutup-nutupi persoalan yang terjadi di internal pemerintahan daerah.
“Saya buka pintu lebar-lebar,” kata dia.
Tinggalkan Balasan