Keluhan Lansia Jadi Pertimbangan, Lumajang Izinkan Pengecer LPG Terbatas - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 13 Apr 2026 11:25 WIB ·

Keluhan Lansia Jadi Pertimbangan, Lumajang Izinkan Pengecer LPG Terbatas


 Keluhan Lansia Jadi Pertimbangan, Lumajang Izinkan Pengecer LPG Terbatas Perbesar

Lumajang, – Keluhan masyarakat, khususnya kalangan lanjut usia (lansia), menjadi pertimbangan Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mengatur distribusi LPG 3 kilogram.

Pemkab kini memberikan toleransi penyaluran LPG melalui pengecer dalam jumlah terbatas.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, kebijakan ini diambil setelah menerima masukan dari warga yang kesulitan mengakses pangkalan LPG secara langsung.

“Ada masyarakat yang menyampaikan kepada saya, kalau harus beli di pangkalan, bagaimana dengan ibu-ibu tua,” ungkapnya, Senin (13/4/2026).

Menurut dia, pangkalan tetap menjadi titik distribusi utama yang melayani masyarakat. Namun, untuk menjangkau kelompok rentan, pangkalan diperbolehkan menyalurkan LPG kepada pengecer dengan batas maksimal 10 persen dari total distribusi.

“Kita toleransi adanya pengecer, tapi hanya 10 persen,” ujarnya.

Indah menegaskan, meskipun ada kelonggaran distribusi, harga LPG tetap harus mengikuti ketentuan pemerintah. Harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram ditetapkan sebesar Rp18 ribu, baik di pangkalan maupun di tingkat pengecer.

“Di luar itu tidak diizinkan,” katanya singkat.

Selain kebijakan tersebut, Pemkab Lumajang juga mendorong percepatan penambahan pangkalan LPG baru untuk mengantisipasi potensi kelangkaan. Pemerintah daerah bahkan siap memfasilitasi percepatan perizinan jika diperlukan.

“Kami tidak ingin masyarakat kesulitan mendapatkan LPG,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah