Lumajang, – Bupati Lumajang Indah Amperawati menyebut pemerintah Kabupaten Lumajang saat ini tengah menghadapi tekanan fiskal yang cukup besar.
Di tengah kondisi tersebut, pemerintah daerah berupaya keras meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu solusi untuk menjawab berbagai kebutuhan anggaran, termasuk persoalan kesejahteraan aparatur, khususnya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu.
Indah mengatakan, upaya peningkatan PAD dilakukan secara intensif bersama Wakil Bupati Lumajang dengan mencari berbagai potensi sumber pendapatan daerah yang dinilai masih dapat dioptimalkan.
Langkah itu, menurut dia, menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan keberlanjutan berbagai program dan janji kepada masyarakat.
“Saya ini sedang bekerja keras bersama Mas Wakil Bupati Lumajang, lagi mencari uang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Indah, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, penguatan PAD menjadi hal yang tidak terelakkan di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah. Dengan meningkatnya kapasitas pendapatan daerah, pemerintah berharap dapat lebih leluasa dalam menjawab kebutuhan belanja daerah yang terus berkembang, termasuk di sektor aparatur.
Indah juga menyoroti kondisi PPPK paruh waktu yang saat ini masih menerima penghasilan relatif kecil. Menurut dia, situasi tersebut menjadi salah satu perhatian serius pemerintah daerah yang hingga kini masih mencari formula kebijakan yang tepat di tengah keterbatasan anggaran.
“Saya dengan Mas Wabup ini masih miris, terutama melihat PPPK paruh waktu yang itu gajinya sangat kecil,” ujarnya.
Ia menambahkan, beban tanggung jawab dalam memenuhi harapan masyarakat tidak hanya berdampak pada aspek kebijakan, tetapi juga secara psikologis dirasakan oleh pimpinan daerah dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Indah mengakui dirinya bersama Wakil Bupati kerap memikirkan berbagai langkah strategis yang dapat ditempuh agar janji-janji kepada masyarakat tetap dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Saya dengan Mas Wabup masih susah tidur karena harus memikirkan janji kepada masyarakat,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan