Bupati Lumajang: Kami Masih Cari Formula Kesejahteraan PPPK - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 4 Mei 2026 13:37 WIB ·

Bupati Lumajang: Kami Masih Cari Formula Kesejahteraan PPPK


 Bupati Lumajang: Kami Masih Cari Formula Kesejahteraan PPPK Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang Indah Amperawati menyebut pemerintah Kabupaten Lumajang saat ini tengah menghadapi tekanan fiskal yang cukup besar.

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah daerah berupaya keras meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu solusi untuk menjawab berbagai kebutuhan anggaran, termasuk persoalan kesejahteraan aparatur, khususnya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu.

Indah mengatakan, upaya peningkatan PAD dilakukan secara intensif bersama Wakil Bupati Lumajang dengan mencari berbagai potensi sumber pendapatan daerah yang dinilai masih dapat dioptimalkan.

Langkah itu, menurut dia, menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan keberlanjutan berbagai program dan janji kepada masyarakat.

“Saya ini sedang bekerja keras bersama Mas Wakil Bupati Lumajang, lagi mencari uang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Indah, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, penguatan PAD menjadi hal yang tidak terelakkan di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah. Dengan meningkatnya kapasitas pendapatan daerah, pemerintah berharap dapat lebih leluasa dalam menjawab kebutuhan belanja daerah yang terus berkembang, termasuk di sektor aparatur.

Indah juga menyoroti kondisi PPPK paruh waktu yang saat ini masih menerima penghasilan relatif kecil. Menurut dia, situasi tersebut menjadi salah satu perhatian serius pemerintah daerah yang hingga kini masih mencari formula kebijakan yang tepat di tengah keterbatasan anggaran.

“Saya dengan Mas Wabup ini masih miris, terutama melihat PPPK paruh waktu yang itu gajinya sangat kecil,” ujarnya.

Ia menambahkan, beban tanggung jawab dalam memenuhi harapan masyarakat tidak hanya berdampak pada aspek kebijakan, tetapi juga secara psikologis dirasakan oleh pimpinan daerah dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Indah mengakui dirinya bersama Wakil Bupati kerap memikirkan berbagai langkah strategis yang dapat ditempuh agar janji-janji kepada masyarakat tetap dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Saya dengan Mas Wabup masih susah tidur karena harus memikirkan janji kepada masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah