Bupati Lumajang: Kami Masih Cari Formula Kesejahteraan PPPK - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 4 Mei 2026 13:37 WIB ·

Bupati Lumajang: Kami Masih Cari Formula Kesejahteraan PPPK


 Bupati Lumajang: Kami Masih Cari Formula Kesejahteraan PPPK Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang Indah Amperawati menyebut pemerintah Kabupaten Lumajang saat ini tengah menghadapi tekanan fiskal yang cukup besar.

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah daerah berupaya keras meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu solusi untuk menjawab berbagai kebutuhan anggaran, termasuk persoalan kesejahteraan aparatur, khususnya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu.

Indah mengatakan, upaya peningkatan PAD dilakukan secara intensif bersama Wakil Bupati Lumajang dengan mencari berbagai potensi sumber pendapatan daerah yang dinilai masih dapat dioptimalkan.

Langkah itu, menurut dia, menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan keberlanjutan berbagai program dan janji kepada masyarakat.

“Saya ini sedang bekerja keras bersama Mas Wakil Bupati Lumajang, lagi mencari uang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Indah, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, penguatan PAD menjadi hal yang tidak terelakkan di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah. Dengan meningkatnya kapasitas pendapatan daerah, pemerintah berharap dapat lebih leluasa dalam menjawab kebutuhan belanja daerah yang terus berkembang, termasuk di sektor aparatur.

Indah juga menyoroti kondisi PPPK paruh waktu yang saat ini masih menerima penghasilan relatif kecil. Menurut dia, situasi tersebut menjadi salah satu perhatian serius pemerintah daerah yang hingga kini masih mencari formula kebijakan yang tepat di tengah keterbatasan anggaran.

“Saya dengan Mas Wabup ini masih miris, terutama melihat PPPK paruh waktu yang itu gajinya sangat kecil,” ujarnya.

Ia menambahkan, beban tanggung jawab dalam memenuhi harapan masyarakat tidak hanya berdampak pada aspek kebijakan, tetapi juga secara psikologis dirasakan oleh pimpinan daerah dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Indah mengakui dirinya bersama Wakil Bupati kerap memikirkan berbagai langkah strategis yang dapat ditempuh agar janji-janji kepada masyarakat tetap dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Saya dengan Mas Wabup masih susah tidur karena harus memikirkan janji kepada masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah