Dua Nama Menguat di Muscab PPP Jember, Tapi Penentuan Ketua Ditentukan di Balik Formatur - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Politik · 5 Mei 2026 17:54 WIB ·

Dua Nama Menguat di Muscab PPP Jember, Tapi Penentuan Ketua Ditentukan di Balik Formatur


 Dua Nama Menguat di Muscab PPP Jember, Tapi Penentuan Ketua Ditentukan di Balik Formatur Perbesar

Jember, – Dua nama mencuat dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jember, namun mekanisme tanpa pencalonan resmi membuat penentuan ketua bergeser ke tangan segelintir formatur. Proses ini memunculkan pertanyaan soal transparansi dan demokrasi internal partai.

Nama Ketua DPC PPP Jember periode 2021–2026, Madini Farouq, dan Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana, ramai diperbincangkan sebagai kandidat kuat. Namun, keduanya belum memiliki status formal sebagai calon karena Muscab PPP tidak membuka tahapan pencalonan ketua sebagaimana lazim terjadi di partai politik lain.

Forum yang digelar di Hotel Royal Jember, Senin, 4 Mei 2026, itu justru berfokus pada pemilihan tujuh orang formatur. Komposisi tim ini terdiri atas unsur pengurus harian DPC, empat perwakilan PAC, serta tambahan dari DPW dan DPP PPP.

Tim formatur inilah yang nantinya memegang kewenangan penuh untuk menyusun kepengurusan baru, termasuk menentukan ketua, sekretaris, dan bendahara.

Madini Farouq, yang akrab disapa Gus Mamak, menegaskan bahwa dinamika yang berkembang sejauh ini masih sebatas spekulasi di luar forum resmi. Ia menekankan bahwa tidak ada satu pun nama yang dapat disebut sebagai calon karena memang tidak ada tahapan pencalonan.

“Sampai hari ini tidak ada calon. Kenapa? Karena memang tidak ada tahap pencalonan. Jadi kalau disebut ada saya atau Ketua Fraksi PPP, itu suara-suara di luar,” katanya, Selasa (5/5/2026).

Menurut dia, seluruh nama yang beredar tetap memiliki peluang yang sama, selama mendapatkan dukungan dalam rapat formatur. Keputusan, kata dia, akan diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat yang digelar setelah Muscab selesai.

“Apakah nama ini akan muncul di dalam rapat formatur atau tidak, ya tergantung bagaimana hasil rapat nanti. Semua masih memiliki kemungkinan,” katanya.

Model pengambilan keputusan semacam ini membuat proses suksesi kepemimpinan tidak berlangsung secara terbuka di forum Muscab.

Alih-alih kompetisi gagasan antar kandidat, arah kepemimpinan partai justru ditentukan dalam ruang terbatas oleh tim formatur dengan rentang waktu 14 hingga 20 hari kerja.

Di sisi lain, PPP Jember menghadapi tantangan besar menuju Pemilu 2029. Partai ini menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Jember dari lima menjadi sepuluh kursi.

Target tersebut menuntut konsolidasi internal yang kuat sekaligus kepemimpinan yang mampu menggerakkan mesin partai hingga ke tingkat akar rumput.

Ketua Tim Muscab DPW PPP Jawa Timur, Nur Hasan, menilai dinamika yang berkembang di tubuh PPP Jember sebagai sesuatu yang sehat. Ia menyebut tingginya antusiasme kader menjadi modal penting dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa target politik yang dipasang tidak dapat dicapai dengan kerja biasa. “Kami harus bekerja extraordinary. Kalau hanya bekerja biasa-biasa, target itu sulit tercapai. Karena Jember ini akan menjadi parameter kekuatan PPP di Jawa Timur,” ujarnya.

Pasca-Muscab, PPP Jember akan melanjutkan proses konsolidasi melalui musyawarah anak cabang di tingkat kecamatan hingga musyawarah ranting di tingkat desa. Langkah ini disebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi verifikasi faktual sekaligus penguatan basis menjelang Pemilu 2029.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Lumajang Siapkan Rp 13 Miliar untuk Pilkades Serentak di 158 Desa pada 2027

2 Juli 2026 - 12:54 WIB

Gunung Kerinci, Bung Karno, dan Tafsir Perjalanan Politik di Jalur yang Menanjak

23 Juni 2026 - 10:27 WIB

Agus Yudha: Cinta Indonesia Harus Diwujudkan Melalui Kerja Nyata untuk Rakyat

14 Juni 2026 - 13:46 WIB

Efisiensi BBM, PKB Lumajang Apresiasi Larangan ASN Menggunakan Mobil Dinas

14 Juni 2026 - 09:31 WIB

Deni Wicaksono: Kombinasi Kader Lama dan Baru Jadi Modal PDIP Lumajang

13 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPD PDIP Jatim Soroti Regenerasi Kader di Lumajang, Perempuan Capai 45 Persen

13 Juni 2026 - 16:05 WIB

Trending di Politik