Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 21 Mei 2026 12:54 WIB ·

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir


 Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir Perbesar

Lumajang, – Banjir yang melanda Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, merendam puluhan hektar lahan pertanian yang sebagian besar baru memasuki masa awal tanam.

Akibatnya, sedikitnya tujuh hektar sawah dipastikan mengalami gagal panen atau puso.
Ketua Perkumpulan Petani Pangan Nasional Jawa Timur Iskak Subagio mengatakan, total lahan pertanian yang terdampak banjir mencapai sekitar 60 hektar.

Dari jumlah tersebut, sekitar 20 hektar merupakan sawah padi, sedangkan sisanya ditanami tebu dan jagung.

“Yang kerendam 60 hektar, yang 7 hektar dipastikan puso atau rusak total,” katanya, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, kerusakan lahan membuat petani terancam mengalami kerugian cukup besar. Untuk setiap hektar sawah yang gagal panen, kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.

“Kerugiannya hingga Rp 10 juta per hektar,” ujarnya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang Arif Budiman mengatakan, lahan terdampak paling parah berada di Desa Dawuhan dan Kebonagung, Kecamatan Sukodono.

“Dawuhan 5,6 hektar, Kebonagung 1 hektar, ini kategorinya rusak parah,” kata Arif.

Meski begitu, pemerintah daerah masih melakukan pendataan dan pemantauan terhadap kondisi tanaman yang terendam banjir. Sebab, sebagian besar tanaman padi masih berusia muda.

“Puso apa tidaknya masih dimonitor. Kebetulan tanaman terdampak tanaman kecil,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah