Tempe Wedok Lumajang dalam Program Pangan Bergizi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 22 Jun 2026 19:31 WIB ·

Tempe Wedok Lumajang Masuk Program MBG, Perkuat Pangan Lokal Bergizi


 Tempe Wedok Lumajang Masuk Program MBG, Perkuat Pangan Lokal Bergizi Perbesar

Tempe Wedok Lumajang mulai menunjukkan peran penting dalam mendukung penyediaan pangan pada Program Makan Bergizi Gratis. Produk asal Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, ini menjadi salah satu contoh pangan lokal yang memiliki potensi gizi sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menilai keterlibatan produk pangan lokal dalam program tersebut menunjukkan kemampuan hasil masyarakat daerah dalam mendukung peningkatan kualitas konsumsi pangan. Menurutnya, pangan lokal dapat menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan makanan bergizi yang dekat dengan kebiasaan konsumsi masyarakat.

Bunda Indah menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Grebek Tempe Wedok 2026 di Desa Labruk Kidul, Senin (15/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa tempe memiliki nilai penting sebagai pangan lokal yang mudah diterima masyarakat dan bermanfaat bagi kebutuhan gizi.

Tempe Wedok Dukung Pangan Lokal Bergizi

Bunda Indah menyampaikan bahwa pangan lokal memiliki peran besar dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Tempe menjadi salah satu sumber pangan yang akrab dengan masyarakat dan memiliki kandungan protein yang bermanfaat.

“Pangan lokal seperti tempe memiliki nilai penting karena selain menjadi bagian dari kekayaan kuliner masyarakat, juga memiliki kandungan protein yang bermanfaat bagi kebutuhan gizi,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan Tempe Wedok dalam program pangan masyarakat dapat memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, produk ini mendukung penyediaan makanan bergizi. Di sisi lain, produk tersebut juga memperkuat ekonomi produsen lokal.

Bunda Indah menilai pangan lokal perlu mendapat ruang lebih besar dalam berbagai program masyarakat. Dengan kualitas yang baik, produk lokal dapat mendukung kebutuhan pangan sekaligus memperkuat identitas daerah.

Kualitas dan Keamanan Pangan Jadi Perhatian

Bunda Indah menjelaskan bahwa pengembangan pangan lokal harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas produk. Pelaku usaha perlu menjaga keamanan pangan, kapasitas produksi, dan konsistensi agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

“Produk pangan lokal harus terus didorong agar memiliki kualitas yang baik sehingga mampu menjadi bagian dari upaya menghadirkan pangan yang sehat dan bergizi,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus mendukung pengembangan produk pangan masyarakat melalui pembinaan dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Dukungan tersebut penting agar produk lokal semakin siap masuk ke pasar yang lebih luas dan memenuhi standar yang dibutuhkan.

Pemkab Lumajang juga ingin memastikan pelaku usaha pangan lokal dapat terus meningkatkan kemampuan produksi. Dengan cara itu, produk seperti Tempe Wedok dapat berkembang lebih kuat dan memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Produk Lokal Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Keberadaan Tempe Wedok sebagai produk lokal yang berkembang menunjukkan bahwa potensi pangan daerah memiliki peran luas. Produk ini tidak hanya menjadi konsumsi masyarakat, tetapi juga dapat mendukung penguatan ketahanan pangan daerah.

Bunda Indah menilai pemanfaatan produk lokal dapat memperkuat hubungan antara program pangan, ekonomi masyarakat, dan potensi daerah. Ketika produk lokal masuk dalam kebutuhan pangan masyarakat, produsen lokal juga memiliki peluang untuk tumbuh.

Melalui pengembangan Tempe Wedok Lumajang, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap masyarakat semakin mengenal dan bangga terhadap pangan hasil karya warga daerah. Pemkab Lumajang ingin pangan lokal terus berkembang sebagai bagian dari upaya memperkuat gizi masyarakat, ketahanan pangan, dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

CCTV Rekam Detik-detik Tabrakan Dua Truk di Jalan Lumajang-Malang, Sopir Terlempar ke Parit

3 Juli 2026 - 23:14 WIB

14 SD, 9 KB/TK, dan 8 SMP di Lumajang Dapat Program Revitalisasi Kemendikdasmen

2 Juli 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Sebut Dana Insentif Guru Non-ASN di Lumajang Segera Cair

1 Juli 2026 - 14:03 WIB

Tidak Ada Lagu Indonesia Raya dalam Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Lumajang

1 Juli 2026 - 13:30 WIB

Wereng Pangkas Panen hingga 50 Persen, Pemkab Lumajang Malah Gelar Rapat Penanganan Monyet

1 Juli 2026 - 10:32 WIB

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Trending di Daerah