Tempe Wedok Lumajang mulai menunjukkan peran penting dalam mendukung penyediaan pangan pada Program Makan Bergizi Gratis. Produk asal Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, ini menjadi salah satu contoh pangan lokal yang memiliki potensi gizi sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.
Bupati Lumajang Indah Amperawati menilai keterlibatan produk pangan lokal dalam program tersebut menunjukkan kemampuan hasil masyarakat daerah dalam mendukung peningkatan kualitas konsumsi pangan. Menurutnya, pangan lokal dapat menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan makanan bergizi yang dekat dengan kebiasaan konsumsi masyarakat.
Bunda Indah menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Grebek Tempe Wedok 2026 di Desa Labruk Kidul, Senin (15/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa tempe memiliki nilai penting sebagai pangan lokal yang mudah diterima masyarakat dan bermanfaat bagi kebutuhan gizi.
Tempe Wedok Dukung Pangan Lokal Bergizi
Bunda Indah menyampaikan bahwa pangan lokal memiliki peran besar dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Tempe menjadi salah satu sumber pangan yang akrab dengan masyarakat dan memiliki kandungan protein yang bermanfaat.
“Pangan lokal seperti tempe memiliki nilai penting karena selain menjadi bagian dari kekayaan kuliner masyarakat, juga memiliki kandungan protein yang bermanfaat bagi kebutuhan gizi,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan Tempe Wedok dalam program pangan masyarakat dapat memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, produk ini mendukung penyediaan makanan bergizi. Di sisi lain, produk tersebut juga memperkuat ekonomi produsen lokal.
Bunda Indah menilai pangan lokal perlu mendapat ruang lebih besar dalam berbagai program masyarakat. Dengan kualitas yang baik, produk lokal dapat mendukung kebutuhan pangan sekaligus memperkuat identitas daerah.
Kualitas dan Keamanan Pangan Jadi Perhatian
Bunda Indah menjelaskan bahwa pengembangan pangan lokal harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas produk. Pelaku usaha perlu menjaga keamanan pangan, kapasitas produksi, dan konsistensi agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
“Produk pangan lokal harus terus didorong agar memiliki kualitas yang baik sehingga mampu menjadi bagian dari upaya menghadirkan pangan yang sehat dan bergizi,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus mendukung pengembangan produk pangan masyarakat melalui pembinaan dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Dukungan tersebut penting agar produk lokal semakin siap masuk ke pasar yang lebih luas dan memenuhi standar yang dibutuhkan.
Pemkab Lumajang juga ingin memastikan pelaku usaha pangan lokal dapat terus meningkatkan kemampuan produksi. Dengan cara itu, produk seperti Tempe Wedok dapat berkembang lebih kuat dan memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Produk Lokal Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Keberadaan Tempe Wedok sebagai produk lokal yang berkembang menunjukkan bahwa potensi pangan daerah memiliki peran luas. Produk ini tidak hanya menjadi konsumsi masyarakat, tetapi juga dapat mendukung penguatan ketahanan pangan daerah.
Bunda Indah menilai pemanfaatan produk lokal dapat memperkuat hubungan antara program pangan, ekonomi masyarakat, dan potensi daerah. Ketika produk lokal masuk dalam kebutuhan pangan masyarakat, produsen lokal juga memiliki peluang untuk tumbuh.
Melalui pengembangan Tempe Wedok Lumajang, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap masyarakat semakin mengenal dan bangga terhadap pangan hasil karya warga daerah. Pemkab Lumajang ingin pangan lokal terus berkembang sebagai bagian dari upaya memperkuat gizi masyarakat, ketahanan pangan, dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Tinggalkan Balasan