Lumajang, – Wakil Bupati Lumajang yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang Yudha Adji Kusuma mengatakan turnamen bola voli dalam rangka Bulan Bung Karno tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana menanamkan nilai persatuan, gotong royong, dan sportivitas di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga berdampak terhadap perputaran ekonomi warga.
“Turnamen ini bukan hanya soal mencari juara. Yang lebih penting adalah menumbuhkan semangat gotong royong, sportivitas, dan persatuan sebagaimana nilai-nilai yang selalu diajarkan Bung Karno,” kata Yudha saat menghadiri partai final di Lapangan Voli Brajamusti, Desa Sumbersuko, Minggu (19/7/2026) malam.
Yudha mengatakan olahraga menjadi media yang efektif untuk mempererat kebersamaan masyarakat dalam momentum Bulan Bung Karno.
“Selain melahirkan kompetisi yang sehat, turnamen tersebut juga menghadirkan ruang interaksi bagi masyarakat dari berbagai daerah di Kabupaten Lumajang,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan turnamen turut memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar. Kehadiran pemain, ofisial, dan penonton selama pertandingan meningkatkan aktivitas pelaku usaha mikro, pedagang kaki lima, hingga usaha kecil yang berjualan di sekitar arena.
“Selain mempererat persaudaraan, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat. UMKM dan pedagang kaki lima ikut merasakan manfaat dari ramainya turnamen,” kata dia.
Pada partai final, tim Mikro Kutorenon berhasil meraih gelar juara pertama, disusul Melati Tempeh Lor di posisi kedua. Sementara itu, Meteor Sememu menempati peringkat ketiga dan IBRC Dadapan berada di posisi keempat kategori putri.
Tinggalkan Balasan