Lumajang, – Keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan bagi Karang Taruna Kabupaten Lumajang menghentikan aktivitas organisasi.
Dalam rapat koordinasi pengurus yang digelar di Lumajang, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lumajang Deddi Marta menegaskan organisasi kepemudaan harus tetap hadir di tengah masyarakat meski tahun ini belum memiliki alokasi anggaran kegiatan.
Deddi mengatakan Karang Taruna tidak boleh bergantung sepenuhnya pada dukungan anggaran. Menurut dia, semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas.
“Saya berkomitmen kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, Karang Taruna tidak melulu tentang uang. Saya ingin khusus untuk tahun depan, baik pengurus desa maupun kecamatan bisa menyampaikan kepada saya kebutuhannya, meski harus memakai anggaran pribadi,” kata Deddi dalam rapat koordinasi tersebut, Selasa (28/7/2026).
Ia menegaskan dukungan terhadap Karang Taruna di tingkat desa dan kecamatan akan terus diberikan agar program kepemudaan tetap berjalan.
“Nantinya akan kami support, baik dari segi anggaran maupun bentuk dukungan lainnya. Intinya Karang Taruna harus tetap bergerak,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bendahara IV Karang Taruna Kabupaten Lumajang Murtamin mengatakan rapat koordinasi menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perkembangan organisasi hingga tingkat desa.
“Rakor ini sangat penting karena kita akan melihat sejauh mana Karang Taruna yang ada di desa berkembang,” kata Mortamin syah.
Menurutnya, hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun langkah pembinaan sekaligus memperkuat peran Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan di Kabupaten Lumajang.
“Melalui rapat koordinasi itu, pengurus berharap sinergi antara Karang Taruna kabupaten, kecamatan, dan desa semakin kuat sehingga program pemberdayaan pemuda tetap berjalan meski di tengah keterbatasan anggaran,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan