Tak Sekadar Buka Rekening, Bupati Lumajang Ingin Menabung Jadi Budaya Pelajar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Pendidikan · 11 Agu 2026 15:48 WIB ·

Tak Sekadar Buka Rekening, Bupati Lumajang Ingin Menabung Jadi Budaya Pelajar


 Tak Sekadar Buka Rekening, Bupati Lumajang Ingin Menabung Jadi Budaya Pelajar Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang Indah Amperawati meminta Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) tidak berhenti pada pembukaan rekening bagi siswa.

Ia ingin program tersebut mendorong kebiasaan menabung yang dilakukan pelajar secara rutin sejak usia sekolah.

Pesan itu disampaikan Indah saat membuka kegiatan Literasi dan Implementasi Program KEJAR tingkat SMP se-Kabupaten Lumajang di Pendopo Aryawiraraja, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Hari Indonesia Menabung: Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”.

Program KEJAR digelar melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Lumajang, Bank Jatim Cabang Lumajang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kepala sekolah, guru, serta para pelajar.

Indah mengatakan kebiasaan menabung perlu dikenalkan sejak dini karena bukan hanya berkaitan dengan pengelolaan uang. Menurut dia, aktivitas tersebut juga dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter.

“Kebiasaan menabung harus dibiasakan sejak dini. Menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tetapi merupakan sarana pendidikan karakter untuk membangun disiplin, sikap mandiri, dan rasa tanggung jawab dalam mengelola keuangan sejak masa sekolah,” kata Indah.

Karena itu, Indah meminta pelajar tidak menunggu memiliki uang dalam jumlah besar untuk mulai menabung. Ia mendorong siswa menyisihkan sebagian uang saku secara konsisten.

“Anak-anakku, mulailah menabung dari sekarang. Tidak perlu menunggu punya uang banyak; mulailah dari hal kecil, yang penting rutin dan konsisten,” ujarnya.

Menurut Indah, uang saku yang disisihkan sedikit demi sedikit dapat menjadi bekal bagi pelajar untuk menghadapi kebutuhan di masa mendatang.

“Uang saku yang disisihkan sedikit demi sedikit hari ini akan menjadi bekal berharga di masa depan,” katanya.

Indah berharap program KEJAR mampu membentuk generasi muda Lumajang yang cerdas, mandiri, disiplin, dan mampu merancang masa depan dengan lebih matang.

Ia juga mengapresiasi Bank Jatim Cabang Lumajang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, para kepala sekolah, guru, serta pelajar yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.

SEVP Network and Digital Bank Jatim Surabaya Glemboh Priambodo mengatakan program KEJAR menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menabung di kalangan generasi muda.

Menurut Glemboh, perkembangan layanan perbankan membuat pelajar kini memiliki akses untuk menyimpan uang melalui rekening.

“Anak-anak semua ini salah satu kepedulian kepada anak-anak saat ini. Tidak zaman nabung di celengan, namun nabung di ATM. Semua sudah punya nomor rekening masing-masing,” kata Glemboh.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Kuota Beasiswa Lumajang Direncanakan Maksimal 100 Mahasiswa

30 Juli 2026 - 15:53 WIB

20 Mahasiswa Gugur, Pemkab Lumajang Salurkan Beasiswa kepada 114 Penerima

30 Juli 2026 - 11:52 WIB

Bupati Lumajang Wanti-wanti Sekolah Cegah Narkoba, Miras, dan Bullying

27 Juli 2026 - 11:29 WIB

Pemkab Lumajang Siapkan Beasiswa Rp6 Juta per Semester, Tambah Kuota 100 Mahasiswa

16 Juli 2026 - 10:33 WIB

Wali Murid Nilai Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah Perkuat Peran Pengasuhan

13 Juli 2026 - 10:22 WIB

Trending di Pendidikan