3 Hektare Hutan Perhutani Lumajang Terbakar, Api Dipadamkan dalam 4 Jam - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 3 Sep 2026 08:15 WIB ·

3 Hektare Hutan Perhutani Lumajang Terbakar, Api Dipadamkan dalam 4 Jam


 3 Hektare Hutan Perhutani Lumajang Terbakar, Api Dipadamkan dalam 4 Jam Perbesar

Lumajang, – Kebakaran hutan melanda kawasan Perhutani RPH Ranupakis, Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026) malam.

Api membakar sekitar 3 hektare kawasan hutan di Blok Gunung Kenik/Gunung Fuji, Petak 19D.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Isnugroho mengatakan api berhasil dikendalikan dan dipadamkan total setelah tim gabungan melakukan pemadaman secara manual.

“Informasi mengenai kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 13.30 WIB melalui aplikasi Sipongi,” kata Isnugroho, Kamis (3/9/2026).

Sementara itu, Pusdalops BPBD Kabupaten Lumajang menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 18.06 WIB.

Sekitar pukul 18.20 WIB, api masih terlihat membara di sekitar Petak 19D Blok Gunung Kenik/Gunung Fuji RPH Ranupakis.

Regu siaga BPBD Lumajang bersama Babinsa Papringan dan personel Polsek Klakah kemudian bergerak menuju kawasan pintu pendakian Gunung Lamongan, tepatnya di area Mbah Citro. Tim tiba sekitar pukul 20.00 WIB.

Satu jam kemudian, apel penanganan kebakaran dilakukan di kawasan Gunung Lamongan. Apel dipimpin Wakil Kepala Perhutani Kabupaten Lumajang dan didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang.

“Pada pukul 21.15 WIB, tim gabungan bergerak menuju titik api yang berada di sisi kanan makam atau pasarehan Mbah Citro,” ujarnya.

Pemadaman dilakukan menggunakan jet shooter, gepyok serta dahan dan ranting basah.
Sekitar pukul 22.00 WIB, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan total.

“Pemadaman atau pembasahan dilakukan secara manual menggunakan gepyok, jet shooter dan membuat ilaran atau sekat bakar,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah