Digital Marketing Pemuda Lumajang untuk Usaha - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 18 Okt 2026 14:43 WIB ·

Pemuda Lumajang Dibekali Digital Marketing, Produk Lokal Berpeluang Tembus Pasar Lebih Luas


 Pemuda Lumajang Dibekali Digital Marketing, Produk Lokal Berpeluang Tembus Pasar Lebih Luas Perbesar

LUMAJANG – Pemuda Lumajang perlu menguasai pemasaran digital. Keterampilan ini membantu produk lokal menjangkau lebih banyak konsumen. Pemuda juga dapat mengembangkan usaha dan membuka lapangan kerja.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menyampaikan hal tersebut dalam Pelatihan Wirausaha Muda Digital Marketing. Kegiatan bertema “Dari Usaha Lokal Menuju Pasar Digital” ini berlangsung di Hall Aston Inn, Rabu (14/10/2026).

Agus Triyono Dorong Pemuda Kuasai Pemasaran Digital

Agus menegaskan bahwa produk berkualitas membutuhkan strategi pemasaran yang tepat. Pelaku usaha muda perlu membangun identitas merek. Mereka juga harus membuat konten menarik dan menjaga kepercayaan konsumen.

“Persaingan usaha saat ini semakin ketat. Karena itu, pemuda harus mampu menghadirkan produk berkualitas, membuat konten yang menarik, serta membangun kepercayaan konsumen. Pemasaran digital bukan sekadar mengejar viralitas, melainkan tentang strategi, kepercayaan, dan keberlanjutan usaha,” tegasnya.

Menurut Agus, pemuda perlu memanfaatkan teknologi digital secara produktif. Langkah ini dapat memperkuat kemandirian ekonomi generasi muda. Pemuda juga perlu berani merintis usaha. Dengan begitu, mereka dapat membuka peluang kerja bagi orang lain.

Agus mengajak peserta memperkuat identitas merek (brand). Ia juga mendorong mereka meningkatkan kreativitas konten promosi. Selain itu, pelaku usaha perlu menggunakan media sosial secara efektif.

Namun, promosi saja tidak cukup. Pelaku usaha harus menjaga kualitas produk dan memenuhi ketentuan legalitas. Mereka juga perlu memberikan pelayanan yang baik serta menjalankan bisnis secara jujur.

“Promosi dapat mendatangkan pembeli, tetapi kualitas dan kepercayaanlah yang membuat mereka kembali. Karena itu, pelaku usaha muda harus menjaga mutu produk, memberikan pelayanan terbaik, menjalankan usaha secara jujur, serta terus membangun jejaring dan kolaborasi,” ungkapnya.

Pelatihan Bekali Pemuda untuk Mengembangkan Usaha

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lumajang, Zainur Rofik, menjelaskan tujuan pelatihan tersebut. Kegiatan ini mendorong pemuda agar lebih mandiri dalam berwirausaha.

Menurutnya, keterampilan pemasaran digital sangat penting bagi generasi muda. Keterampilan ini membantu mereka mengembangkan potensi usaha. Pemuda juga dapat meningkatkan daya saing dan memanfaatkan peluang ekonomi digital.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong pemuda agar terus mengasah keterampilan, mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta memiliki keberanian untuk membangun usaha secara mandiri. Harapannya, generasi muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha yang memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 44 pemuda mengikuti pelatihan ini. Mereka diharapkan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam usaha masing-masing. Peserta dapat memanfaatkan strategi digital untuk memperkenalkan produk. Mereka juga dapat membangun hubungan dengan konsumen dan memperluas pasar.

Digital Marketing Buka Peluang Produk Lokal Menjangkau Pasar Luas

Pemasaran digital membantu pelaku usaha memperkenalkan produk kepada calon pelanggan baru. Media sosial juga dapat memperkuat identitas produk. Konten promosi yang tepat membantu pelaku usaha menarik perhatian konsumen.

Meski demikian, pelaku usaha tetap harus menjaga mutu produk. Mereka perlu memberikan pelayanan yang baik dan memenuhi ketentuan legalitas. Kejujuran juga menjadi modal penting untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Melalui pelatihan ini, pemuda Lumajang diharapkan mampu mengembangkan usaha secara mandiri. Mereka juga berpeluang memperluas pemasaran produk lokal. Upaya tersebut dapat membuka lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah