Puisi Merajut Doa, Sambut Tahun 2024, Karya Eliyah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Hiburan · 27 Des 2023 11:04 WIB ·

Puisi Merajut Doa, Sambut Tahun 2024, Karya Eliyah


 Ilustrasi Photo Berbasis AI Tim Lensa Warta Perbesar

Ilustrasi Photo Berbasis AI Tim Lensa Warta

MERAJUT DOA
Eliyah

Tak terasa bulan bergulir syahdu
Tinggal menghitung rentang waktu
Pergantian tahun
Menanti hitungan minggu

Banyak cerita menghias
rumitnya perjalanan hidup
Terjal dan berliku…

Ilustrasi Photo Berbasis AI Tim Lensa Warta

Ilustrasi Photo Berbasis AI Tim Lensa Warta

Di penghujung masa
Harapku menjelma ribuan pelangi indah
Gantikan badai berlalu

Terimakasih Desember,
Pernak pernik warna hidup
Jadilah pembelajaran emas

Di lembaran tahun depan
Merajut harap dan do’a
Penuh keberkahan
Asa dan cita mewujud nyata

Ilustrasi Photo Berbasis AI Tim Lensa Warta

Ilustrasi Photo Berbasis AI Tim Lensa Warta

Ya Rabb…
Semoga bait-bait yang kulangitkan terijabah
Aamiin…

Selamat datang tahun 2024

Puisi ini, Merajuta Doa, mengungkapkan perasaan penulis yang sedang menghadapi akhir tahun dan berharap tahun depan menjadi lebih baik. Penulis merasakan bahwa tahun ini penuh dengan tantangan dan kesulitan, namun juga ada hikmah dan pelajaran yang bisa diambil. Penulis berdoa kepada Tuhan agar harapan dan cita-citanya terwujud di tahun yang baru.

Bait pertama: Penulis menyatakan bahwa waktu berjalan cepat dan sebentar lagi akan berganti tahun. Penulis menunggu dengan sabar dan penuh harap.

Artikel ini telah dibaca 172 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menganyam Harmoni di Lereng Semeru, Keberagaman Budaya dan Adat di Kecamatan Senduro

26 Maret 2026 - 11:37 WIB

Dari Laut ke Keheningan, Makna Sakral Melasti hingga Catur Brata Penyepian

18 Maret 2026 - 23:15 WIB

Tawur Agung Kesango, Upaya Menyucikan Buana Alit dan Buana Agung

18 Maret 2026 - 23:04 WIB

Nyepi dan Ramadan Beriringan, Budiono Ajak Jaga Kerukunan

18 Maret 2026 - 22:41 WIB

Ogoh-Ogoh sebagai Simbol Negatif, Tradisi Pengerupukan Sarat Makna

18 Maret 2026 - 22:18 WIB

Ramadan Jadi Momentum Lahirnya Asrama Tahassus 600 Santri di Lumajang, Bupati Sebut Kebanggaan Daerah

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Trending di Pendidikan