PPDB Lintas Daerah untuk Kemudahan Siswa - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 1 Jun 2025 10:16 WIB ·

Akses Sekolah Lebih Mudah! Lumajang-Malang Permudah PPDB dan Mutasi


 Akses Sekolah Lebih Mudah! Lumajang-Malang Permudah PPDB dan Mutasi Perbesar

Lumajang – Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang menyepakati langkah awal kerja sama pendidikan lintas wilayah. Kesepakatan ini bertujuan mempermudah akses siswa dalam proses PPDB dan mutasi antar kabupaten.

Kini, siswa dari Lumajang dapat mendaftar ke sekolah di Malang, begitu pula sebaliknya. Syaratnya, tetap mengikuti ketentuan zonasi dan kuota sekolah.

Mutasi Jadi Lebih Praktis

Proses mutasi juga lebih ringkas. Tidak perlu lagi melewati jalur birokrasi yang panjang. Hal ini sangat membantu pelajar dan orang tua yang tinggal di perbatasan dua kabupaten.

Tangani Anak Tidak Sekolah (ATS)

Selain PPDB dan mutasi, kerja sama ini mencakup penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Dinas dari kedua kabupaten akan berkomunikasi secara aktif untuk memetakan dan menangani ATS secara lebih cepat dan tepat.

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nonformal

Peningkatan kualitas Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga menjadi fokus. Termasuk pelatihan bersama untuk guru, pertukaran praktik baik, dan pengembangan kurikulum.

“Ini bukan sekadar kerja sama administratif. Ini adalah solusi nyata bagi masyarakat yang saling terhubung lintas wilayah,” kata Yusuf Ageng Pangestu, Plt. Sekretaris Dindikbud Lumajang, Rabu (28/5/2025).

Komitmen Bersama

Pertemuan digelar di Kantor Dindikbud Lumajang dan dipimpin oleh Syamsul Arifin, Kabid Tenaga Teknis Pendidikan Dispendik Kabupaten Malang. Hadir pula jajaran kepala bidang dari kedua instansi.

Kolaborasi ini menandai era baru pendidikan yang lebih responsif, inklusif, dan kolaboratif. Dindikbud Lumajang berharap langkah ini bisa menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.

“Kita ingin pendidikan Indonesia semakin merata, adil, dan adaptif,” tegas Yusuf.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah