PPDB Lintas Daerah untuk Kemudahan Siswa - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 1 Jun 2025 10:16 WIB ·

Akses Sekolah Lebih Mudah! Lumajang-Malang Permudah PPDB dan Mutasi


 Akses Sekolah Lebih Mudah! Lumajang-Malang Permudah PPDB dan Mutasi Perbesar

Lumajang – Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang menyepakati langkah awal kerja sama pendidikan lintas wilayah. Kesepakatan ini bertujuan mempermudah akses siswa dalam proses PPDB dan mutasi antar kabupaten.

Kini, siswa dari Lumajang dapat mendaftar ke sekolah di Malang, begitu pula sebaliknya. Syaratnya, tetap mengikuti ketentuan zonasi dan kuota sekolah.

Mutasi Jadi Lebih Praktis

Proses mutasi juga lebih ringkas. Tidak perlu lagi melewati jalur birokrasi yang panjang. Hal ini sangat membantu pelajar dan orang tua yang tinggal di perbatasan dua kabupaten.

Tangani Anak Tidak Sekolah (ATS)

Selain PPDB dan mutasi, kerja sama ini mencakup penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Dinas dari kedua kabupaten akan berkomunikasi secara aktif untuk memetakan dan menangani ATS secara lebih cepat dan tepat.

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nonformal

Peningkatan kualitas Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga menjadi fokus. Termasuk pelatihan bersama untuk guru, pertukaran praktik baik, dan pengembangan kurikulum.

“Ini bukan sekadar kerja sama administratif. Ini adalah solusi nyata bagi masyarakat yang saling terhubung lintas wilayah,” kata Yusuf Ageng Pangestu, Plt. Sekretaris Dindikbud Lumajang, Rabu (28/5/2025).

Komitmen Bersama

Pertemuan digelar di Kantor Dindikbud Lumajang dan dipimpin oleh Syamsul Arifin, Kabid Tenaga Teknis Pendidikan Dispendik Kabupaten Malang. Hadir pula jajaran kepala bidang dari kedua instansi.

Kolaborasi ini menandai era baru pendidikan yang lebih responsif, inklusif, dan kolaboratif. Dindikbud Lumajang berharap langkah ini bisa menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.

“Kita ingin pendidikan Indonesia semakin merata, adil, dan adaptif,” tegas Yusuf.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah