Lumajang Bangun Koperasi Merah Putih, Solusi Baru Atasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 14 Jun 2025 09:24 WIB ·

Lumajang Bangun Koperasi Merah Putih, Solusi Baru Atasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi


 Lumajang Bangun Koperasi Merah Putih, Solusi Baru Atasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang tengah melakukan penataan ulang distribusi pupuk bersubsidi dengan membentuk Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan.

Program ini bertujuan mengatasi kelangkaan pupuk, stabilisasi harga, dan peningkatan pelayanan kepada petani agar kebutuhan pupuk terpenuhi tepat waktu dan dengan harga wajar.

“Kita lagi tata disttibusi pupuk, teemasuk harga, bagaimana pelayanannya,” kata Bupati Lumajang Indah Amperawati yang akrab disapa Bunda Indah itu, Sabtu (14/6/25).

Menurutnya, dari 205 desa dan kelurahan di Lumajang, seluruhnya telah menyelesaikan musyawarah desa untuk pembentukan badan hukum sebagai dasar pendirian koperasi.

“Namun, baru sekitar 40 persen yang sudah resmi berbadan hukum, dan proses percepatan legalisasi sedang dilakukan dengan pengajuan berkas ke notaris,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemerintah menargetkan seluruh desa memiliki Koperasi Merah Putih resmi paling lambat akhir Juni 2025, agar koperasi dapat beroperasi secara legal dan optimal.

“Untuk saat ini, sebanyak 163 koperasi Merah Putih sudah resmi terbentuk dan akan menjalani pelatihan pengurus dan pengawas sebelum launching resmi pada 12 Juli 2025,” terangnya.

Tidak hanya itu, penataan distribusi pupuk ini juga didukung oleh koordinasi dengan distributor pupuk dan kelompok tani, serta pengawasan ketat agar pupuk subsidi tepat sasaran sesuai aturan ERDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok)

“Selain distribusi pupuk, pemerintah juga menangani perbaikan infrastruktur irigasi yang terdampak erupsi Gunung Semeru guna mendukung produktivitas pertanian secara menyeluruh,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah