King Abdi Minta Maaf Usai Diperiksa Polisi, Akui Lalai Promosikan Toko Miras - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 19 Jul 2025 15:10 WIB ·

King Abdi Minta Maaf Usai Diperiksa Polisi, Akui Lalai Promosikan Toko Miras


 King Abdi Minta Maaf Usai Diperiksa Polisi, Akui Lalai Promosikan Toko Miras Perbesar

Malang, – Selebgram Amrizal Nuril Abdi alias King Abdi akhirnya meminta maaf secara terbuka usai menjalani pemeriksaan di Polresta Malang Kota, Jumat (18/7/25). Permintaan maaf ini disampaikan setelah konten promosi toko miras Sari Jaya 25 yang dibuatnya memicu kontroversi dan kecaman publik.

Dalam pernyataan resminya, King Abdi mengakui bahwa dirinya lalai saat membuat konten promosi tersebut dan tidak menyadari dampak negatif yang ditimbulkan. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Malang, tokoh agama, Pemerintah Kota Malang, hingga aparat kepolisian.

“Aku minta maaf kepada semua lapisan masyarakat Kota Malang, pemuka agama, Pemerintah Kota Malang dan resmob karena sudah bikin gaduh,” ucapnya.

Baca juag: Pemkot Surabaya Buka Pintu Investasi Taksi Listrik, Asal Rekrut Warga Lokal

Ia menegaskan bahwa kesalahan tersebut murni kelalaiannya dalam membuat konten. Tanpa bermaksud menyinggung pihak mana pun, King Abdi menyatakan siap bertanggung jawab dan mengikuti proses hukum yang berlaku.

“Ini adalah murni bahwa saya kali ini lalai. Aku minta maaf banget, ini murni kesalahan saya,” tambahnya.

King Abdi juga menyebut bahwa dirinya telah menjelaskan semua hal terkait motif pembuatan video tersebut kepada pihak kepolisian. Ia mengaku konten promosi itu kini telah dihapus dari media sosial pribadinya.

Baca juga: Data Bansos Tak Akurat, Bupati Jember Gandeng Mahasiswa KKN

“Sudah saya take down (video promosi), pokoknya saya minta maaf karena saya benar-benar lalai. Saya ceroboh dan ini memang waktunya saya meminta maaf karena kelalaian ini,” tandasnya.

Sebelumnya, video King Abdi yang mempromosikan toko miras Sari Jaya 25 di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang, menuai kecaman dari berbagai pihak. Banyak yang menilai konten tersebut tidak pantas disebarluaskan, terutama karena bisa berdampak buruk bagi generasi muda.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnaggai, mengecam keras konten tersebut dan menyebutnya berbahaya jika dikonsumsi oleh anak-anak. Ia meminta agar selebgram dan influencer lebih bijak dalam membuat konten di ruang publik digital.

“Konten seperti itu berpotensi menyesatkan dan tidak mendidik, apalagi jika ditonton oleh anak-anak. Sangat berbahaya,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bunda Indah Dorong UMKM Lumajang Masuk Pasar Lebih Luas Lewat Kemitraan Usaha

22 Juni 2026 - 10:29 WIB

Bunda Indah Tegaskan Efisiensi Operasional agar Anggaran Lebih Berpihak ke Masyarakat

22 Juni 2026 - 10:27 WIB

Bunda Indah dan Polres Lumajang Sidak Usaha, Perkuat Sinergi Jaga Ketertiban

22 Juni 2026 - 10:24 WIB

Bunda Indah Sidak Usaha di Sukodono, Pemkab Lumajang Tegaskan Kepatuhan Regulasi

22 Juni 2026 - 10:23 WIB

10 Ruas Jalan Lumajang Diperbaiki Awal Juni, Pemkab Tindak Lanjuti Aduan Warga

22 Juni 2026 - 10:20 WIB

Bunda Indah Pilih Naik Motor untuk Dinas, Pesan Sederhana soal Efisiensi Pemerintahan

22 Juni 2026 - 10:18 WIB

Trending di Daerah