Truk Tambang Terjebak Lahar Dingin, BPBD Lumajang Tekankan Keselamatan Penambang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 19 Agu 2025 21:19 WIB ·

Truk Tambang Terjebak Lahar Dingin, BPBD Lumajang Tekankan Keselamatan Penambang


 Truk Tambang Terjebak Lahar Dingin, BPBD Lumajang Tekankan Keselamatan Penambang Perbesar

Lumajang, – Sebuah truk pengangkut pasir dilaporkan terjebak dalam derasnya aliran lahar dingin di kawasan Gladak Perak, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Momen dramatis tersebut terekam dalam video berdurasi 51 detik yang viral di grup-grup WhatsApp warga sejak Selasa sore.

Dalam video tersebut, terlihat truk tidak dapat bergerak dan dikepung aliran air keruh bercampur material vulkanik, diduga kuat merupakan banjir lahar dingin yang berasal dari lereng Gunung Semeru usai hujan deras.

Baca juga: Rp9,7 Triliun Pusat Dialokasikan untuk RS Terpencil, Lumajang Fokus Perkuat Layanan KJSU

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudi Cahyono, menegaskan pentingnya aspek keselamatan dalam aktivitas tambang, khususnya saat musim hujan berlangsung.

Baca juga: Sindikat Pencuri Meteran Air Diringkus, Polres Lumajang Kejar Dua DPO

“Bagi para penambang di bantaran DAS Semeru untuk tetap berhati-hati dengan intensitas hujan lebat. Sebab, tidak menutup kemungkinan bajir lahar dingin jika hujan terus terjadi,” katanya<span;>, Selasa (19/8/25).

BPBD mengingatkan bahwa kejadian serupa sudah sering terjadi, namun masih banyak penambang yang tidak mengindahkan imbauan keselamatan, terutama soal larangan beraktivitas di DAS saat kondisi cuaca buruk.

“Kami terus pantau situasi. Tapi kami juga minta pelaku tambang aktif memantau informasi dari BMKG dan PVMBG, serta tidak memaksakan kerja di area rawan saat kondisi cuaca tidak mendukung,” pungkashya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah