Banjir Lahar Semeru Timbun Akses Warga, Normalisasi Sungai Jadi Solusi Mendesak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 31 Jul 2025 15:24 WIB ·

Banjir Lahar Semeru Timbun Akses Warga, Normalisasi Sungai Jadi Solusi Mendesak


 Banjir Lahar Semeru Timbun Akses Warga, Normalisasi Sungai Jadi Solusi Mendesak Perbesar

Lumajang, – Akses warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, terputus total setelah banjir lahar hujan dari Gunung Semeru menimbun satu-satunya jembatan penghubung dengan material batu dan pasir setinggi enam meter.

Akibat kondisi tersebut, warga kini terisolasi dan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Banjir lahar hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membawa material vulkanik dalam jumlah besar melalui aliran Sungai Regoyo.

Aliran deras itu menghantam jembatan limpas yang menjadi satu-satunya akses keluar masuk dusun, hingga tertutup sepenuhnya.

Baca juga: Dengan Sistem DTSEN, Lumajang Tak Butuh Lagi Label ‘Keluarga Miskin’ di Rumah Warga

“Warga tidak bisa keluar, bahkan untuk belanja kebutuhan pokok atau mengambil bantuan sosial sangat kesulitan,” ungkap Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat meninjau lokasi, Kamis (31/7/25).

Pemerintah Kabupaten Lumajang saat ini telah mengajukan permohonan normalisasi Sungai Regoyo kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebagai langkah darurat untuk membuka kembali akses tersebut.

Normalisasi sungai dianggap sebagai solusi paling cepat untuk mengatasi tumpukan material dan memulihkan konektivitas dusun dengan wilayah sekitarnya.

Baca juga: Longsor Susulan Tutup Jalur Lumajang–Malang, Akses Terhambat

“Solusi sementara kami sudah minta ke Dinas PU untuk dilakukan normalisasi sungai. Sekarang sedang proses,” tambah Indah.

Warga yang terdampak kini menggantungkan harapan pada kecepatan pemerintah dalam mengevakuasi material yang menutup jembatan. Beberapa bantuan logistik terpaksa dikirim melalui jalur darurat dengan berjalan kaki atau menggunakan alat berat.

Kondisi ini juga berdampak langsung terhadap perekonomian lokal. Aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen warga terhenti, sementara akses pendidikan dan layanan kesehatan pun terganggu.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Cabut Tiga Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Usaha Sound System Tak Lagi Bisa Ajukan Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Wabup Lumajang Harap Kapolres Baru Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Bupati Lumajang Atur Jam Operasional PKL di Kawasan Alun-alun

5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk

4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Trending di Daerah