Terisolasi 5 Hari, Siswa SDN Jugosari 3 Lumajang Akhirnya Bisa Sekolah Meski Harus Naik Ekskavator - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 2 Agu 2025 16:36 WIB ·

Terisolasi 5 Hari, Siswa SDN Jugosari 3 Lumajang Akhirnya Bisa Sekolah Meski Harus Naik Ekskavator


 Terisolasi 5 Hari, Siswa SDN Jugosari 3 Lumajang Akhirnya Bisa Sekolah Meski Harus Naik Ekskavator Perbesar

Lumajang, – Setelah tiga hari tidak bisa bersekolah akibat terisolasi banjir lahar Gunung Semeru, puluhan siswa SDN Jugosari 3 di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, akhirnya bisa kembali ke sekolah.

Namun, perjalanan mereka tak biasa anak-anak ini harus menyebrang sungai dengan bantuan ekskavator.

Dusun Sumberlangsep, tempat tinggal para siswa tersebut, telah terisolasi selama lima hari terakhir akibat jembatan limpas yang menjadi satu-satunya akses keluar masuk dusun tertutup material vulkanik.

Sungai Regoyo yang memisahkan Dusun Sumberlangsep dan Dusun Sumberkajar meluap setelah diguyur hujan deras yang membawa lahar dari Gunung Semeru.

Selama tiga hari pertama, anak-anak tidak bisa berangkat ke sekolah karena derasnya aliran lahar membuat akses benar-benar tertutup dan berbahaya untuk dilalui.

Baca juga: Yang Tak Terdata Justru Paling Membutuhkan: Bupati Lumajang Dorong Pendataan Lapangan

Pagi tadi, Sabtu (2/8/25), beberapa orang tua terpaksa menggendong anak-anak mereka melintasi sungai yang masih menyisakan aliran deras, demi menunaikan hak pendidikan.

Namun saat waktu pulang tiba, para siswa justru disebrangkan menggunakan ekskavator milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas yang sedang melakukan proses normalisasi Sungai Regoyo.

Anak-anak tampak antusias naik ke alat berat tersebut, baik di bagian bucket maupun kemudi, untuk bisa menyeberangi sungai dengan aman.

Baca juga: Bupati Lumajang Beri Semangat PSIL U-17 Jelang Laga 8 Besar Piala Soeratin

“Senang, seru naik ekskavator. Enak, tidak basah,” kata Fatmawati, salah satu siswi SDN Jugosari 3 dengan senyum lebar.

Sofi, siswa lainnya, mengaku tidak merasa takut meskipun pertama kali naik ekskavator. “Tidak takut, ibu nunggu di sana,” ujarnya sambil menunjuk ke arah seberang sungai tempat ibunya menjemput.

Petugas BBWS Brantas, Nur Afandi, menjelaskan bantuan tersebut diberikan secara spontan karena bertepatan dengan kegiatan normalisasi sungai yang sedang berlangsung.

“Tim sedang melakukan normalisasi Sungai Regoyo, lalu melihat anak-anak yang pulang sekolah kesulitan menyeberang. Jadi sekalian kami bantu antar mereka sampai ke seberang,” jelas Nur Afandi.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah