Sindikat Pencuri Meteran Air Diringkus, Polres Lumajang Kejar Dua DPO - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Kriminal · 16 Agu 2025 15:15 WIB ·

Sindikat Pencuri Meteran Air Diringkus, Polres Lumajang Kejar Dua DPO


 Sindikat Pencuri Meteran Air Diringkus, Polres Lumajang Kejar Dua DPO Perbesar

Lumajang, – Polres Lumajang mengungkap jaringan pencurian meteran air milik Perumdam Tirta Mahameru. Dua pelaku berinisial BS (48) dan JP (40) telah ditangkap, sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Aksi pencurian ini diketahui terjadi sejak April 2025 dan berlangsung di lima kecamatan, yakni Lumajang, Sukodono, Tempeh, Pasirian, dan Senduro. Pihak Perumdam melaporkan kehilangan 91 unit meter air dengan estimasi kerugian mencapai Rp32.760.000.

“Setelah menerima laporan dari Perumdam Tirta Mahameru, kami langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, dua pelaku berhasil kami amankan, dan dua lainnya masih kami buru,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, Sabtu (16/8/25).

Baca juga: Polres Lumajang Amankan Tiga Oknum LSM Diduga Peras Kades Tunjung

Penangkapan dilakukan oleh tim Resmob Polres Lumajang pada Selasa (29/7/25). BS dibekuk sekitar pukul 21.00 WIB di sekitar Alun-Alun Lumajang. Dua jam kemudian, sekitar pukul 23.00 WIB, JP ditangkap di kediamannya di Desa Sukosari.

Keduanya mengakui telah mencuri meteran air dari enam lokasi, termasuk di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Jatisari, dan Pulo, Kecamatan Tempeh.

Baca juga: Pengadaan Ambulance Masuk Proyek Strategis Daerah Lumajang 2025

“BS melakukan pencurian sendiri di lima lokasi, sedangkan JP beraksi bersama rekannya yang berinisial NR, yang saat ini masuk dalam DPO bersama satu pelaku lain yang belum teridentifikasi,” katanya.

Dalam proses penggeledahan dan olah TKP, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

1 unit sepeda motor Honda Beat, 1 unit sepeda motor Honda Astrea Prima, 1 buah engkol Inggris, Obeng, tang, dan dua pisau belati, dan Besi dan lima unit meter air.

“Barang-barang tersebut digunakan untuk membongkar dan membawa meter air yang telah dilepas dari instalasi pelanggan,” jelasnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Tim kami terus memburu dua pelaku lainnya. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus ini,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dapur MBG Diklaim Dijual Rp350 Juta, Pemilik Bantah Pernah Beri Mandat

22 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Canda Ayu: BAP Saksi Kasus Dugaan Penipuan MBG Sudah Berjalan

22 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Makelar Motor Diduga Tipu 20 Orang di Lumajang, Ditangkap Saat Mau Kabur

20 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Kerugian Rp350 Juta, Kasus Dugaan Penipuan MBG Lumajang Masuk Tahap BAP

19 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Isu Hakim PN Lumajang Diduga Konsumsi Narkoba Mencuat, Ketua PN Gelar Rapat Internal

18 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Dugaan Penipuan Motor Modus Sales Dealer, Polisi Lumajang Lacak Pelaku hingga Surabaya

18 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Trending di Kriminal