Info 15 Titik Sniper di WhatsApp adalah Hoaks - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 1 Sep 2025 18:14 WIB ·

Info 15 Titik Sniper di WhatsApp adalah Hoaks


 Info 15 Titik Sniper di WhatsApp adalah Hoaks Perbesar

Malang, – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota dengan tegas membantah kabar berantai yang menyebutkan adanya 15 titik penempatan penembak jitu atau sniper di wilayah Malang.

Informasi yang viral di aplikasi pesan singkat WhatsApp tersebut dinyatakan sebagai hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menegaskan agar warga tidak mudah percaya dan menyebarkan pesan berantai yang belum jelas kebenarannya.

Baca juga: Bupati Lumajang: Tidak Ada Sekolah Daring, Kegiatan Belajar Tetap Normal

“Kabar tersebut hoaks atau tidak benar. Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Senin (1/9/25).

Pesan berantai yang tersebar sejak Minggu (31/8/25) malam itu menyebutkan secara rinci 15 lokasi di Malang yang diklaim menjadi tempat penempatan sniper, mulai dari hotel-hotel hingga kampus dan pusat perbelanjaan.

Baca juga: Menteri PPPA Kecam Keras Kekerasan yang Merenggut Nyawa Anak di Pasuruan

Selain itu, pesan itu juga mengimbau warga untuk tidak keluar rumah setelah pukul 22.00 WIB dengan alasan keamanan.

Polresta Malang Kota memastikan situasi di kota tersebut tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk langsung mengkonfirmasi kepada pihak kepolisian terdekat jika menemukan informasi mencurigakan atau meresahkan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap berita yang belum jelas sumbernya dan tidak mudah terprovokasi. Jika ada informasi yang mencurigakan, segera laporkan ke kepolisian,” tambah Ipda Yudi.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ikatan Emosional Peternak dan Sapi Kurban Presiden: Saya Anggap Keluarga Sendiri

23 Mei 2026 - 13:56 WIB

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Trending di Nasional