Hunian Layak dan Kesehatan Lansia Rentan di Lumajang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 11 Sep 2025 11:12 WIB ·

Bunda Indah Pastikan Lansia Rentan di Lumajang Dapat Hunian Layak dan Perhatian Kesehatan


 Bunda Indah Pastikan Lansia Rentan di Lumajang Dapat Hunian Layak dan Perhatian Kesehatan Perbesar

Lensa Warta – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Bupati Indah Amperawati (Bunda Indah) menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan warganya tinggal di rumah tidak layak huni.

Pesan itu ia sampaikan saat mengunjungi rumah Bu Ngasti’ah, seorang lansia berusia 70 tahun di Dusun Kebonan, Desa Kertosari, Kecamatan Pasrujambe, Selasa (9/9/2025).

“Kita tidak bisa membiarkan warga kita seperti ini. Ibu Ngasti’ah harus mendapat tempat tinggal layak sekaligus perhatian kesehatan yang lebih baik,” ujar Bunda Indah.

Rumah Bu Ngasti’ah berdinding gedhek, beratap tambal sulam, dan berlantai semen sederhana. Ia hidup seorang diri, tetap mandiri di usia senja. Setiap pagi, ia menyapu halaman kecil, merebus air, lalu menikmati kopi manis di kursi bambu tuanya. Senyum tipisnya menyiratkan ketabahan meski hidup terbatas.

Namun, Bu Ngasti’ah mengidap hipertensi dengan kadar gula darah di atas 500 mg/dL. Kondisi ini berbahaya, tetapi ia menolak dirawat inap di puskesmas karena enggan meninggalkan rumahnya.

“Saya di sini saja,” ucapnya singkat.

Menanggapi hal itu, Bunda Indah memastikan Pemkab segera merenovasi rumah Bu Ngasti’ah agar lebih aman dan nyaman. Ia juga menugaskan tenaga medis untuk memantau kondisi kesehatannya secara rutin, termasuk pola makan dan kebiasaan minum kopi manis.

“Beliau akan terus dipantau tenaga kesehatan karena kondisinya butuh perhatian intensif,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya infrastruktur besar, tetapi juga hak dasar warga: tempat tinggal layak, kesehatan, dan perhatian kemanusiaan.

Melalui langkah konkret ini, Pemkab Lumajang menegaskan tidak ada warga yang boleh merasa sendirian menghadapi kesulitan. Bu Ngasti’ah menjadi simbol hadirnya negara bagi kelompok rentan sekaligus wujud nyata pembangunan inklusif yang berpihak pada semua lapisan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah