Pengawasan Dapur MBG Lumajang untuk Kualitas Pangan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 11 Sep 2025 14:00 WIB ·

Pemkab Lumajang Perkuat Data dan Pengawasan Dapur MBG untuk Jamin Gizi Aman dan Transparan


 Pemkab Lumajang Perkuat Data dan Pengawasan Dapur MBG untuk Jamin Gizi Aman dan Transparan Perbesar

Data Akurat Jadi Fondasi Program MBG

Keberhasilan dapur umum Bantuan Gizi (MBG) di Lumajang tidak hanya bergantung pada operasional dapur, tetapi juga pada data yang akurat. Kepala BPS Lumajang, Moch. Sonhaji, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan survei menyeluruh mencakup penyedia bahan pangan, supplier, sekolah, hingga penerima manfaat.
“Data sangat penting untuk memastikan program berjalan efektif, aman, sekaligus memetakan dampaknya bagi masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (8/9/2025).

Pengawasan Ketat Pangan dan Gizi

Selain data, pengawasan kualitas pangan menjadi fokus utama. Sonhaji menekankan pentingnya sinergi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) guna menjaga ketersediaan bahan pangan, serta dengan BPOM untuk memastikan keamanan dan kualitas gizi. Uji kelayakan bahan pangan kini menjadi prosedur rutin demi menjamin makanan yang disajikan aman dan bergizi tinggi.

Tim Ahli di Setiap Dapur MBG

Setiap dapur MBG dilengkapi tiga tenaga inti: ahli gizi, kepala dapur, dan akuntan. Tim ini berperan memastikan distribusi makanan berlangsung transparan, efisien, dan sesuai standar gizi yang ditetapkan.
“Dengan data kuat, pengawasan ketat, dan kolaborasi lintas sektor, dapur MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi daerah,” tegas Sonhaji.

Model Pengelolaan Transparan dan Berkelanjutan

Langkah terpadu Pemkab Lumajang ini memperlihatkan sinergi antara aspek sosial, kesehatan, dan ekonomi dalam pengelolaan bantuan pangan. Pemerintah daerah terus memantau kinerja dapur MBG untuk memastikan manfaatnya maksimal bagi masyarakat sekaligus menjaga kestabilan pasokan pangan lokal.

Melalui penguatan data dan pengawasan, dapur MBG menjadi model bantuan pangan yang transparan, aman, dan berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menerima makanan bergizi, tetapi juga merasakan dampak positif terhadap stabilitas harga pangan di pasar lokal.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

29 Persen Jalan Tertangani, Lumajang Terus Percepat Perbaikan Infrastruktur

30 September 2026 - 07:32 WIB

110 Ruas Masuk Kategori Rusak Berat, Pemkab Lumajang Prioritaskan Tempeh-Gesang

30 September 2026 - 07:30 WIB

110 Ruas Jalan di Lumajang Rusak Berat, Total Panjang Jalan Kabupaten Capai 1.090 Kilometer

29 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Daerah