Baru Sembilan Bulan, Fasilitas Alun-Alun Nusantara Jember Rusak Parah, Wastafel Copot hingga Toilet Ditutup Total - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 27 Sep 2025 13:11 WIB ·

Baru Sembilan Bulan, Fasilitas Alun-Alun Nusantara Jember Rusak Parah, Wastafel Copot hingga Toilet Ditutup Total


 Baru Sembilan Bulan, Fasilitas Alun-Alun Nusantara Jember Rusak Parah, Wastafel Copot hingga Toilet Ditutup Total Perbesar

Jember, – Alun-Alun Nusantara yang digadang-gadang menjadi ikon baru Kota Jember kini menghadapi masalah serius. Baru sembilan bulan sejak diresmikan, fasilitas publik di dalamnya terutama toilet mengalami kerusakan parah dan berulang.

Kerusakan paling mencolok terjadi pada toilet umum yang tersebar di kawasan tersebut. Sejumlah fasilitas seperti wastafel ditemukan copot dari dinding, keran air hilang, urinoir tidak berfungsi, hingga saluran air yang tersumbat.

Bahkan, toilet di sisi barat kini ditutup total dan dipasangi papan peringatan bertuliskan Toilet Sedang Dalam Perbaikan, lengkap dengan bau pesing yang menyengat di sekitarnya.

Baca juga: Bukan di Amerika, Niagara Ini Ada di Lumajang! Apa Rahasianya Makin Diburu Wisatawan Dunia?

Menurut Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Jember, Rudi Rahmawan, pihaknya sudah berulang kali melakukan perbaikan.

Namun kerusakan terus terjadi, dan sebagian besar diduga merupakan tindakan vandalisme.

Baca juga: Tiga Kali Mangkir, Anggota DPRD Jember Terancam Dijemput Paksa oleh Kejaksaan

“Sudah beberapa kali kita perbaiki. Termasuk yang terakhir, sampai harus membobol keramik karena kerannya jebol. Itu jelas faktor kesengajaan, entah oleh pengunjung atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), karena fasilitas umum sifatnya terbuka,” kata Rudi, Sabtu (27/9/25).

Ia menambahkan, jenis kerusakan yang terjadi tidak mungkin terjadi secara alami atau karena kesalahan konstruksi semata.

“Tidak mungkin sampai copot begitu kalau bukan faktor kesengajaan,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah