Empat Hari Hilang, Lansia Pikun Ditemukan Meninggal di Kebun - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 29 Sep 2025 14:47 WIB ·

Empat Hari Hilang, Lansia Pikun Ditemukan Meninggal di Kebun


 Empat Hari Hilang, Lansia Pikun Ditemukan Meninggal di Kebun Perbesar

Lumajang, – Nasib tragis menimpa lansia bernama Sundriah, seorang lansia asal Dusun Dadapan, Desa Jambearum, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Ia ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun milik warga di Desa Pagowan, Senin (29/9/25), setelah dilaporkan hilang sejak Kamis (25/9/25).

Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah, dalam kondisi mengalami pikun, dan sudah beberapa kali dilaporkan hilang oleh warga sekitar.

Menurut keterangan warga setempat, pencarian telah dilakukan sejak hari pertama korban menghilang. Namun upaya itu baru membuahkan hasil empat hari kemudian, saat jasad korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di area kebun.

Baca juga: Kantor IJTI Lumajang Disatroni Maling, Satu Motor Hilang

“Beliau memang sudah pikun. Sudah pernah hilang juga sebelumnya, tapi biasanya bisa ditemukan dengan cepat. Kali ini keluarganya sedang tidak di rumah, mereka juga sedang mencarinya,” kata salah satu warga, Winarno, yang turut dalam proses pencarian, Senin (29/9/25).

Baca juga: Keracunan Siswa Usai Program MBG, Dindik Jember: Evaluasi Akan Dilakukan, Program Tetap Jalan

Kapolsek Pasrujambe, Iptu Purwaningsih, mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki secara resmi identitas korban. Hingga saat ini, pihak keluarga belum berhasil ditemui karena sedang berada di luar rumah saat kejadian.

“Kami belum bisa membuat laporan resmi karena dokumen identitas korban masih disimpan oleh pihak keluarga, sementara mereka belum bisa kami hubungi,” kata Iptu Purwaningsih.

Untuk sementara, jenazah korban dirawat oleh tetangga dan warga sekitar di rumah duka. “Proses identifikasi dan penanganan selanjutnya menunggu kehadiran pihak keluarga,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah