Empat Hari Hilang, Lansia Pikun Ditemukan Meninggal di Kebun - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 29 Sep 2025 14:47 WIB ·

Empat Hari Hilang, Lansia Pikun Ditemukan Meninggal di Kebun


 Empat Hari Hilang, Lansia Pikun Ditemukan Meninggal di Kebun Perbesar

Lumajang, – Nasib tragis menimpa lansia bernama Sundriah, seorang lansia asal Dusun Dadapan, Desa Jambearum, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Ia ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun milik warga di Desa Pagowan, Senin (29/9/25), setelah dilaporkan hilang sejak Kamis (25/9/25).

Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah, dalam kondisi mengalami pikun, dan sudah beberapa kali dilaporkan hilang oleh warga sekitar.

Menurut keterangan warga setempat, pencarian telah dilakukan sejak hari pertama korban menghilang. Namun upaya itu baru membuahkan hasil empat hari kemudian, saat jasad korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di area kebun.

Baca juga: Kantor IJTI Lumajang Disatroni Maling, Satu Motor Hilang

“Beliau memang sudah pikun. Sudah pernah hilang juga sebelumnya, tapi biasanya bisa ditemukan dengan cepat. Kali ini keluarganya sedang tidak di rumah, mereka juga sedang mencarinya,” kata salah satu warga, Winarno, yang turut dalam proses pencarian, Senin (29/9/25).

Baca juga: Keracunan Siswa Usai Program MBG, Dindik Jember: Evaluasi Akan Dilakukan, Program Tetap Jalan

Kapolsek Pasrujambe, Iptu Purwaningsih, mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki secara resmi identitas korban. Hingga saat ini, pihak keluarga belum berhasil ditemui karena sedang berada di luar rumah saat kejadian.

“Kami belum bisa membuat laporan resmi karena dokumen identitas korban masih disimpan oleh pihak keluarga, sementara mereka belum bisa kami hubungi,” kata Iptu Purwaningsih.

Untuk sementara, jenazah korban dirawat oleh tetangga dan warga sekitar di rumah duka. “Proses identifikasi dan penanganan selanjutnya menunggu kehadiran pihak keluarga,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Bunda Indah Cicipi Selai Pepaya di Food Security Expo Lumajang, Ada UMKM dan Pasar Murah!

18 Oktober 2026 - 14:57 WIB

21 Pengurus HKTI Lumajang Dikukuhkan, Bunda Indah Dorong Petani Perkuat Ketahanan Pangan

18 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Jalan PB Sudirman Lumajang Mulai Ditata, Proyek 730 Meter Ditargetkan Rampung Desember

18 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kekeringan Lumajang Belum Usai, Enam Kecamatan Masih Terdampak hingga Desember

18 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Bunda Indah Instruksikan Camat dan Kades Edukasi Warga, Kebersihan Harus Jadi Kebiasaan

18 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Trending di Daerah