Capaian Pajak Reklame Jember Tertinggal, DPRD Siapkan Langkah Penertiban dan Revisi Regulasi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 4 Okt 2025 16:40 WIB ·

Capaian Pajak Reklame Jember Tertinggal, DPRD Siapkan Langkah Penertiban dan Revisi Regulasi


 Capaian Pajak Reklame Jember Tertinggal, DPRD Siapkan Langkah Penertiban dan Revisi Regulasi Perbesar

Jember, – Pendapatan dari sektor pajak reklame di Kabupaten Jember hingga September 2024 masih jauh dari target yang ditetapkan.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, menyampaikan realisasi pendapatan baru mencapai Rp 4,1 miliar dari target tahunan Rp 8,5 miliar, atau kurang dari 50 persen.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, terlebih kami sudah mendekati pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025).

Baca juga: Audit Kerugian Negara Dimulai, Korupsi Sosraperda DPRD Jember Segera Masuk Babak Penetapan Tersangka

Data yang diterima legislatif menunjukkan terdapat sekitar 3.400 papan reklame berizin di wilayah Jember. Namun, banyak dari izin tersebut telah habis masa berlakunya dan belum diperpanjang. Selain itu, masyarakat juga melaporkan banyak reklame ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi.

Tak hanya reklame ilegal, papan reklame milik toko-toko berjaringan yang tersebar di berbagai titik di Kabupaten Jember juga belum memberikan kontribusi retribusi yang signifikan, meski jumlahnya cukup banyak.

Menanggapi hal ini, DPRD Kabupaten Jember saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memperketat pengawasan perizinan reklame.

Baca juga: Kasus Santri Minum HCL Dibahas Kemenag dan DPRD Lumajang

“Kami ingin memastikan sejauh mana pengelolaan izin dilakukan oleh PTSP agar tidak ada celah bagi reklame yang tidak membayar pajak,” jelas Candra.

Apabila pendekatan persuasif kepada para pemilik reklame tidak membuahkan hasil, DPRD akan menggandeng Satpol PP untuk melakukan penertiban terhadap reklame yang melanggar aturan.

Selain itu, DPRD juga berencana merevisi Peraturan Daerah (Perda) terkait retribusi reklame. Menurut Candra, besaran retribusi yang ada saat ini terlalu rendah dan belum mencerminkan potensi yang sebenarnya.

“Kami optimis dengan revisi regulasi ini, pendapatan asli daerah dari sektor reklame dapat meningkat signifikan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah