Pemdes dan Camat Tempeh Kunjungi Dewangga, Santri yang Sakit Parah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 5 Okt 2025 11:40 WIB ·

Pemdes dan Camat Tempeh Kunjungi Dewangga, Santri yang Sakit Parah


 Pemdes dan Camat Tempeh Kunjungi Dewangga, Santri yang Sakit Parah Perbesar

Lumajang, – Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, bersama Camat Tempeh, Abdillah Irsyad, menyambangi kediaman keluarga Dewangga, seorang santri Pondok Pesantren Asy-Syarifiy yang tengah berjuang melawan penyumbatan lambung dan usus.

“Kami hadir untuk memberi semangat dan mendoakan Dewangga agar segera pulih. Pemerintah Desa akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kades Mansyur, Minggu (5/10/2025).

Baca juga: FDA AS Blokir Ekspor Cengkeh Indonesia, Pemerintah Tegaskan Pabrik Surabaya Aman

Sementara itu, Camat Tempeh, Abdillah Irsyad, menegaskan bahwa bentuk perhatian langsung seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial pemerintah untuk hadir bersama warganya di masa-masa sulit.

“Kami ingin keluarga merasa tidak sendiri menghadapi cobaan ini. Semoga dengan doa dan dukungan bersama, ananda Dewangga segera mendapat kesembuhan,” ungkapnya.

Baca juga: Kasus Santri Minum HCL Dibahas Kemenag dan DPRD Lumajang

Pasca insiden meminum larutan Hydrochloric Acid (HCL) yang melibatkan tiga santri, Pondok Pesantren (Ponpes) Asy-Syarifiy 01 di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, menyatakan telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan bahan kimia dan pengawasan santri di lingkungan pondok.

Peristiwa yang terjadi pada 10 Juli 2025 itu membuat tiga santri bernama Dewangga, Azril, dan Rama harus dilarikan ke rumah sakit. Korban Dewangga mengalami kondisi paling parah dengan keluhan penyumbatan saluran pencernaan akibat cairan berbahaya yang ditelan.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Premanisme dan Mafia Tanah Siap Tindak Pelanggaran di Seluruh Surabaya

6 Januari 2026 - 09:28 WIB

Pemkot Surabaya Fokus Atasi Banjir Menahun di Simo dan Tanjungsari Mulai 2026

6 Januari 2026 - 09:21 WIB

Lonjakan penyerapan gabah Bulog Jember hingga 300 persen dibanding tahun sebelumnya

6 Januari 2026 - 09:00 WIB

Terima Aduan Warga, Bupati Lumajang Turun Langsung Cek Granit Alun-Alun

6 Januari 2026 - 08:45 WIB

Indeks Kepuasan Masyarakat Lumajang Capai 83,61

6 Januari 2026 - 08:03 WIB

Nataru 2025/2026, Mobilisasi Penumpang di Stasiun Malang Tembus 146.020 Orang

5 Januari 2026 - 13:02 WIB

Trending di Daerah