110 Kelompok Tani Tembakau Sinergi dengan Pemkab Lumajang dan Swasta Kembangkan Komoditas Unggulan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 16 Okt 2025 15:09 WIB ·

110 Kelompok Tani Tembakau Sinergi dengan Pemkab Lumajang dan Swasta Kembangkan Komoditas Unggulan


 110 Kelompok Tani Tembakau Sinergi dengan Pemkab Lumajang dan Swasta Kembangkan Komoditas Unggulan Perbesar

Lumajang, – Sebanyak 110 kelompok tani tembakau yang tersebar di Kabupaten Lumajang kini semakin solid dalam menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan pihak swasta. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memperkuat posisi tembakau sebagai komoditas unggulan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian.

Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Temu Lapang Petani Tembakau Tahun 2025 yang digelar di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Rabu (15/10/2025).

Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, tersebut menjadi momentum strategis mempererat kemitraan antara petani, pemerintah, dan pelaku usaha.

Baca juga: Ada Bukti Video Asusila, Pemkab Lumajang Copot Kadisdikbud Usai Rekomendasi BKN

“Pertanian tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada sinergi antara petani, pemerintah, dan sektor swasta agar kita bisa menghasilkan tembakau yang berkualitas tinggi dan bernilai jual,” kata Indah (16/10/2025).

Kelompok tani tembakau di Lumajang saat ini mengelola lebih dari 1.200 hektare lahan, dan terus didorong untuk mengadopsi praktik budidaya yang lebih modern, ramah lingkungan, dan efisien.

Baca juga: GPM Polres Lumajang, Sebanyak 2.685 Kg Beras dan 600 Kg Gula Terjual

Dukungan dari Pemkab Lumajang dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga diberikan dalam bentuk bantuan alat dan mesin pertanian, termasuk, 53 unit gudang pengering tembakau, 2 unit rotary, dan lat perajang dan sarana pascapanen lainnya.

Ia menekankan bantuan ini tidak akan maksimal tanpa keterlibatan dan komitmen aktif dari petani serta pendampingan berkelanjutan dari dinas terkait maupun mitra swasta.

“Kami hadir bukan hanya memberi bantuan, tapi ingin memastikan bahwa petani kita mampu mandiri dan berdaya saing. Karena itu, sinergi ini harus terus kita jaga,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satu Tumpeng, Tinggi 6 Meter, Targetnya Satu Rekor

1 September 2026 - 15:02 WIB

Tak Semua Petani Tembakau Dapat BLT, APTI Lumajang Terapkan Seleksi Berbasis Data

31 Agustus 2026 - 15:38 WIB

BLT DBHCHT Petani Tembakau Lumajang Dipangkas, Penerima Tinggal 3.525 Orang

31 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Buruh Pabrik Rokok Jadi Sasaran BLT DBHCHT, Pemkab Lumajang Dorong Kesejahteraan Pekerja

31 Agustus 2026 - 15:23 WIB

150 Buruh Pabrik Rokok di Kunir Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu

31 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Rp28,2 Juta BLT DBHCHT Disalurkan ke 47 Warga Yosowilangun Lumajang

31 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Trending di Daerah