Musim Hujan Datang, Lumajang Waspadai Longsor di Daerah Rawan Pegunungan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 3 Nov 2025 11:12 WIB ·

Musim Hujan Datang, Lumajang Waspadai Longsor di Daerah Rawan Pegunungan


 Musim Hujan Datang, Lumajang Waspadai Longsor di Daerah Rawan Pegunungan Perbesar

Lumajang, – Memasuki awal musim hujan, potensi bencana tanah longsor mulai mengintai wilayah pegunungan di Kabupaten Lumajang. Salah satunya terjadi di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, pada Minggu (2/11/2025), setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Peristiwa longsor yang menutup sebagian badan jalan desa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama di daerah dengan lereng curam dan kondisi tanah jenuh air.

Baca juga:Kasus Lumajang Jadi Peringatan, Anak di Bawah Asuhan Keluarga Rentan Jadi Korban Kekerasan Seksual

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, menjelaskan intensitas hujan tinggi di wilayah pegunungan menjadi faktor utama penyebab pergerakan tanah.

“Kondisi tanah di Pronojiwo dan sekitarnya sudah jenuh air. Ini meningkatkan risiko longsor, terutama di daerah dengan kemiringan lereng yang tajam,” kata Yudhi, Senin (3/11/2025).

Baca juga:Hujan Ekstrem Tiga Hari, Ribuan Warga Lumajang Terjebak Banjir di Tiga Kecamatan

Menurutnya, tim BPBD langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan asesmen lapangan dan pembersihan material bersama perangkat desa serta relawan. Meski akses jalan sempat tertutup sebagian, saat ini jalur tersebut sudah bisa dilalui dengan hati-hati.

Selain Pronojiwo, Yudhi menyebut beberapa kecamatan lain di Lumajang juga berpotensi mengalami bencana serupa, seperti Candipuro, Tempursari, Gucialit, dan Pasrujambe.

“Kami sudah memasang peringatan dini di sejumlah titik rawan longsor. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat retakan di tanah atau tebing,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Lumajang Pastikan Tak Ada Krisis BBM, Warga Diminta Beli Sesuai Kebutuhan

15 Juni 2026 - 12:32 WIB

Ketua DPRD dan Tokoh Masyarakat Dukung Kebijakan Efisiensi Bupati Lumajang

15 Juni 2026 - 09:57 WIB

Bupati Lumajang: Retail Modern Wajib Menerima Produk UMKM Lokal

14 Juni 2026 - 10:29 WIB

Kenaikan BBM Jadi Alasan Pemkab Lumajang Menambah Layanan Angkutan Pelajar Gratis

14 Juni 2026 - 10:05 WIB

Mobil Dinas Pejabat Lumajang Dikandangkan, Tak Boleh Lagi Dibawa Pulang

12 Juni 2026 - 13:19 WIB

Pemkab Lumajang Fokuskan Anggaran ke Program Prioritas di Tengah Kenaikan Harga BBM

11 Juni 2026 - 10:38 WIB

Trending di Daerah