Prestasi Proklim Nasional 2025 Lumajang Terbaik - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 4 Des 2025 18:44 WIB ·

Tiga Prestasi Nasional 2025: Lumajang Kokoh sebagai Daerah Teladan Aksi Iklim Berkelanjutan


 Tiga Prestasi Nasional 2025: Lumajang Kokoh sebagai Daerah Teladan Aksi Iklim Berkelanjutan Perbesar

Komitmen Lumajang dalam Ketahanan Iklim

Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan iklim. Pada Penganugerahan Program Kampung Iklim (Proklim) Nasional 2025 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (1/12/2025), Lumajang meraih tiga penghargaan penting sekaligus. Karena itu, capaian ini semakin menegaskan bahwa strategi adaptasi dan mitigasi iklim di tingkat lokal berjalan stabil dan berkelanjutan.

Bunda Indah Raih Penghargaan Pembina Proklim

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menerima Penghargaan Pembina Proklim Nasional 2025. Ia termasuk dalam 15 kepala daerah yang berhasil membangun ekosistem aksi iklim berbasis komunitas.
Selain itu, penghargaan tersebut memperkuat kiprahnya dalam mendorong kebijakan lingkungan yang terukur. Selanjutnya, ia terus membuka ruang kolaborasi lintas sektor agar aksi adaptasi dan mitigasi berjalan efektif hingga level desa dan kelurahan.

Desa Senduro Tembus Kategori Lestari

Desa Senduro, Kecamatan Senduro, meraih Proklim Kategori Lestari, kategori tertinggi dalam Proklim.
Tidak hanya itu, desa ini menjalankan aksi adaptasi dan mitigasi secara konsisten. Terlebih lagi, Desa Senduro aktif membina lokasi Proklim baru dan memperkuat kelembagaan lokal. Karena itu, dampaknya terasa langsung bagi masyarakat.

Jogoyudan Berhasil Raih Kategori Trophy

RW 1 Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, memperoleh Proklim Utama Kategori Trophy.
Selain konsisten menyajikan data yang akurat, lokasi ini juga terus melaksanakan aksi mitigasi dan menjaga kelembagaan di tingkat masyarakat. Selaras dengan itu, upaya mereka berhasil memenuhi standar nasional.

Sistem Pembinaan Proklim Semakin Stabil

Ketiga prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan Proklim di Lumajang berlangsung stabil dan replikatif.
Selain itu, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa aksi iklim telah menjadi budaya kerja pemerintah dan masyarakat. Pada akhirnya, kesadaran ekologis meningkat, kapasitas adaptasi menguat, dan dampaknya terasa nyata.

Kolaborasi Jadi Fondasi Utama

Bunda Indah menegaskan bahwa seluruh capaian ini lahir dari kerja bersama perangkat daerah, komunitas, dan masyarakat.

“Penghargaan ini membuktikan bahwa Lumajang mampu menerjemahkan agenda nasional aksi iklim menjadi gerakan lokal yang nyata. Setiap desa harus semakin adaptif, berdaya, dan siap menghadapi tantangan iklim yang terus berubah,” ujarnya.

Lumajang Mantap sebagai Teladan Nasional

Dengan tiga penghargaan tersebut, Lumajang semakin kokoh sebagai daerah teladan dalam implementasi Proklim.
Sebagai tambahan, keberlanjutan lingkungan dan kesiapsiagaan masyarakat kini bukan lagi sekadar program. Sementara itu, manfaatnya hadir langsung di tengah warga.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Buka Pelatihan Tukang Bangunan, Warga Bisa Dapat Sertifikasi Resmi

5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Tekan Kebocoran, Pajak Pasir Lumajang Kini Dibayar Langsung Lewat Bank

5 Februari 2026 - 14:32 WIB

Fisik Oplah Selesai, Sarana Penyedot Air Tak Ada, Program Belum Bisa Dimanfaatkan

5 Februari 2026 - 13:46 WIB

Petani Bangsalsari Ungkap Program Oplah Tak Tepat Sasaran, Kebutuhan Air Belum Terjawab

5 Februari 2026 - 13:40 WIB

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Daerah