PKB Nilai Kepala Bapenda Jember Overlap Tugas Saat Bahas Banjir - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 20 Des 2025 20:07 WIB ·

PKB Nilai Kepala Bapenda Jember Overlap Tugas Saat Bahas Banjir


 PKB Nilai Kepala Bapenda Jember Overlap Tugas Saat Bahas Banjir Perbesar

Jember, – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jember mengkritik pernyataan publik Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Achmad Imam Fauzi, yang membahas persoalan banjir. PKB menilai pernyataan tersebut tidak sesuai dengan tugas dan fungsi Bapenda.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jember, Nurhuda Candra Hidayat, menyayangkan sikap Kepala Bapenda yang dinilai melakukan komunikasi publik di luar kewenangannya.

Menurutnya, penanganan dan penjelasan terkait banjir merupakan wilayah kerja Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA).

“Kepala Bapenda memberikan pernyataan yang menurut kami overlap. Seharusnya yang menyampaikan terkait bencana banjir itu Dinas PU Bina Marga dan SDA,” ujar Nurhuda, Sabtu (20/12/2025).

Ia menilai sikap tersebut menunjukkan lemahnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Bahkan, lanjut Nurhuda, Kepala Bapenda tidak memiliki peta maupun kewenangan teknis terkait penanganan banjir.

“Yang punya peta dan penanganan banjir itu wilayah kerja siapa? Jelas bukan Bapenda,” tegasnya.

Nurhuda menambahkan, tugas utama Bapenda seharusnya fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember. Ia menyebut saat ini banyak sektor PAD mengalami penurunan drastis dan tidak mencapai target, seperti sektor BUMD, parkir, dan reklame.

“Kalau bicara kerja keras, seharusnya fokus bagaimana PAD Jember naik. Faktanya, hari ini PAD justru turun signifikan,” jelas politisi PKB tersebut.

Atas kondisi itu, Fraksi PKB meminta Bupati Jember untuk memberikan teguran kepada Kepala Bapenda agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan antar-OPD.

“Kami minta bupati melakukan teguran, supaya OPD di bawahnya bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” pungkas Nurhuda.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah