PKB Nilai Kepala Bapenda Jember Overlap Tugas Saat Bahas Banjir - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 20 Des 2025 20:07 WIB ·

PKB Nilai Kepala Bapenda Jember Overlap Tugas Saat Bahas Banjir


 PKB Nilai Kepala Bapenda Jember Overlap Tugas Saat Bahas Banjir Perbesar

Jember, – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jember mengkritik pernyataan publik Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Achmad Imam Fauzi, yang membahas persoalan banjir. PKB menilai pernyataan tersebut tidak sesuai dengan tugas dan fungsi Bapenda.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jember, Nurhuda Candra Hidayat, menyayangkan sikap Kepala Bapenda yang dinilai melakukan komunikasi publik di luar kewenangannya.

Menurutnya, penanganan dan penjelasan terkait banjir merupakan wilayah kerja Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA).

“Kepala Bapenda memberikan pernyataan yang menurut kami overlap. Seharusnya yang menyampaikan terkait bencana banjir itu Dinas PU Bina Marga dan SDA,” ujar Nurhuda, Sabtu (20/12/2025).

Ia menilai sikap tersebut menunjukkan lemahnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Bahkan, lanjut Nurhuda, Kepala Bapenda tidak memiliki peta maupun kewenangan teknis terkait penanganan banjir.

“Yang punya peta dan penanganan banjir itu wilayah kerja siapa? Jelas bukan Bapenda,” tegasnya.

Nurhuda menambahkan, tugas utama Bapenda seharusnya fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember. Ia menyebut saat ini banyak sektor PAD mengalami penurunan drastis dan tidak mencapai target, seperti sektor BUMD, parkir, dan reklame.

“Kalau bicara kerja keras, seharusnya fokus bagaimana PAD Jember naik. Faktanya, hari ini PAD justru turun signifikan,” jelas politisi PKB tersebut.

Atas kondisi itu, Fraksi PKB meminta Bupati Jember untuk memberikan teguran kepada Kepala Bapenda agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan antar-OPD.

“Kami minta bupati melakukan teguran, supaya OPD di bawahnya bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” pungkas Nurhuda.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Efisiensi Anggaran dan Batas 30 Persen, Alarm Dini bagi Struktur Kepegawaian Lumajang

31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Trending di Daerah