Lumajang, – Seorang pemuda berusia 19 tahun nekat mencuri perhiasan emas dan uang tunai milik warga Dusun Sentono, Desa Krai, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Pelaku memanfaatkan kelengahan saat korban pergi ke toko dan rumah hanya dijaga oleh karyawan.
Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, mengatakan peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu, 18 Desember 2025 sekitar pukul 19.00 WIB. Korban bernama Munawaroh (50) baru mengetahui pencurian setelah kembali ke rumah.
“Ketika korban pulang dan hendak mengambil ponsel anaknya, barang tersebut sudah tidak berada di tempat. Setelah dicek, lemari pakaian dalam kondisi berantakan dan perhiasan emas serta uang tunai sekitar Rp3 juta telah hilang,” jelas Ipda Untoro, Rabu (7/1/2026).
Pelaku diketahui masuk ke dalam rumah dengan alasan meminjam peralatan rumah tangga kepada karyawan korban. Usai menjalankan aksinya, pelaku keluar melalui pintu belakang rumah.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp38,5 juta. Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
Setelah menerima laporan, Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang bersama Unit Reskrim Polsek Yosowilangun melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku berinisial AM (19), warga Desa Sumberjati, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.
Dari tangan pelaku, sejumlah barang bukti berupa satu unit ponsel Oppo, sarung warna cokelat, sound box mini, pelampung anak, pouch, bedak, dan parfum.
“Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Pelaku juga mengaku telah melakukan aksi pencurian di lokasi lain pada awal Januari 2026,” tambahnya.
Pada kasus lain tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa setrika dan alat pijat dengan total kerugian sekitar Rp8 juta.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Lumajang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
“Pelaku sudah ditahan dan proses penyidikan terus dilakukan,” pungkas Ipda Untoro.
Tinggalkan Balasan