30 Jam Bangun Tanggul, Warga Jugosari Keluarkan Anggaran 15 Juta Secara Swadaya - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 8 Jan 2026 10:26 WIB ·

30 Jam Bangun Tanggul, Warga Jugosari Keluarkan Anggaran 15 Juta Secara Swadaya


 30 Jam Bangun Tanggul, Warga Jugosari Keluarkan Anggaran 15 Juta Secara Swadaya Perbesar

Lumajang, – Warga Dusun I Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, membangun tanggul darurat secara swadaya setelah material lahar Gunung Semeru meluber ke permukiman dan menimbun 16 rumah warga.

Muharto, warga Desa Jugosari, mengatakan pembangunan tanggul dilakukan sebagai langkah pengamanan agar lahar tidak kembali masuk ke wilayah hunian warga.

“Kemarin lahar sudah meluber ke pemukiman, jadi warga berupaya membuatkan tanggul pelindung dusun,” katanya, Kamis (8/1/2026).

Namun, upaya tersebut dilakukan dengan keterbatasan alat dan biaya. Tarmidi, warga Jugosari, menyebut alat berat milik pemerintah yang sebelumnya digunakan sudah lama ditarik, sehingga warga terpaksa menyewa alat berat secara mandiri.

“Alat dari pemerintah sudah ditarik sejak 20 Desember 2025. Jadi warga sewa sendiri, nunggu jam istirahat alat tambang,” kata Tarmidi.

Biaya sewa alat berat mencapai Rp500 ribu per jam. Kalau ditotal secara keseluruhan biayanya mencapai Ro15 juta, untuk membangun tanggul darurat, alat berat tersebut dioperasikan selama sekitar 30 jam. Sedabgkan, seluruh pembiayaan diperoleh dari sumbangan warga serta donasi dari pihak luar.

“Bikin tanggul sampai 30 jam. Itu dananya dari sumbangan, sambil mengandalkan donasi luar,” jelasnya.

Meski tanggul darurat telah terbangun, ia menyampaikan perlindungan tersebut masih bersifat sementara. Ia berharap pemerintah dapat membangun tanggul permanen sebagai solusi jangka panjang untuk melindungi Dusun Sumberlangsep dari ancaman lahar Gunung Semeru.

“Warga meminta tanggung pelindung dusun sumber langsep di buat kan tanggul permanen,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah